Langsung ke konten utama

AUDIT OPERASIONAL TERHADAP PENGELOLAAN TOKO SWALAYAN WARUNG SAYUR SEGAR BLITAR

AUDIT OPERASIONAL TERHADAP PENGELOLAAN TOKO SWALAYAN WARUNG SAYUR SEGAR BLITAR

Sekarang ini telah banyak bermunculan toko modern di Indonesia seperti minimarket dan supermarket yang berlokasi disekitar lingkungan  penduduk dengan tujuan untuk menghadirkan produk kebutuhan pokok lebih dekat dengan masyarakat.  Sehingga toko swalayan saat ini mudah ditemukan di setiap daerah mulai dari wilayah perkotaan hingga perdesaan. Toko swalayan sendiri bagian dari entitas bisnis yang bergerak disektor ritel yang saat ini banyak diminati oleh masyarakat modern. Keberadaan toko ritel mengakomodasi berbagai kebutuhan sehari-hari,seperti sembako, perlengkapan kebersihan, kosmetik dan sebagainya. Adanya toko modern yang serba ada memberikan kemudahan masyarakat dalam berbelanja secara praktis. Menurut Hendri Ma’ruf (2014) toko swalayan  adalah tempat untuk menjual berbagai kebutuhan sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat yang berkonsep modern yang berada di dekat pemukiman warga. Namun ditengah-tengah bertumbuhnya usaha toko modern di berbagai wilayah di Indonesia , ternyata terdapat persaingan antar usaha yang ketat. Ketatnya persaingan antar sektor ritel menuntut pelaku usaha untuk bisa memahami perilaku konsumen. Banyak pelaku usaha toko modern berbondong-bondong membuat strategi operasional yang elit, seperti meningkatkan pelayanan, menyediakan berbagai varian produk yang lengkap, menetapkan harga terjangkau guna membangun kepercayan konsumen dengan harapan agar masyarakat memutuskan untuk melakukan pembelian produk. Namun faktanya tidak sedikit toko swalayan yang masih banyak celah kekurangan dalam operasionalnya   yang membuat tingkat kepuasaan konsumen menurun dan akhirnya beralih ke kompetitor lain.

Sebagai contoh penelitian studi kasus yang dilakukan di Toko Swalayan Warung Sayur Segar Blitar. Warung sayur segar Blitar merupakan perusahaan yang bergerak di sektor ritel modern yang menyediakan berbagai produk kebutuhan sehari-hari mulai dari sayur segar, buah-buahan, daging segar, kebutuhan dapur, dan sembako. Perusahaan ini didirikan sejak 2016 yang berkantor pusat di Kelurahan Tingal, Kec. Garum, Kab. Blitar. Warung sayur segar sendiri memiliki 12 Cabang toko yang tersebar di Blitar dan Malang, meliputi Blitar (Tingal, WR Supratman, Dawuhan, JAti, Jatinom, Nias) Sedangkan di Malang (Danau Sentani, Tondano, Sulfat, Candi Panggung, dan Kalpataru. Selain itu juga memiliki 2 kantor Head Office di Blitar dan Malang sekaligus terdapat 3 distribution center yakni 1 DC di Blitar dan 2 DC di malang. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan bahwa warung sayur segar ini salah satu toko modern yang berskala menengah sebab di internalnya telah terbangun sistem kerja operasional yang mana setiap divisi sudah terpisah dan berfokus menjalankan tupoksinya masing-masing, seperti Divisi HRD, Finance, Marketing, Area, Buyer, Internal Audit, dan Pergudangan. Tetapi penulis lebih menyoroti divisi area sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada konsumen akhir. Di toko warung sayur segar yang menjadi prioritas utama  menjual sayuran segar, daging, ikan dan kebutuhan dapur sesuai segmen pasar yang dibidik yakni ibu-ibu rumah tangga. Toko ini yang menjadi daya tawarnya lebih pada kelengkapan produk fresh dan warung sayur yang satu-satunya berkonsep swalayan, sebab selama ini di Blitar Cuma ada satu toko sayur yang berdesign modern yakni warung sayur segar Blitar.

Ditengah-tengah keunggulan kompetitif yang dimiliki warung sayur segar, ternyata masih terdapat banyak kekurangan dalam operasional tokonya mulai dari ( Product Display) yang masih kurang rapi khususnya di area jajanan makanan ringan frozen food, dan bumbu kecap. Selain itu juga terdapat beberapa produk yang masih berdebu diberbagai titik rak, sistem fifonya juga belum diterapkan secara disiplin sampai ada 1 atau 2 produk yang sudah expired masih dipajang. Banyak rak produk yang belum dipasang price tag dan terkadang label harga tidak ditempelkan sesuai dengan jenis produknya.  Ada beberapa sayuran yang masih down grade masih dipajang dirak dan juga ada kulit luar kaki ayam yang kurang dibersihkan, serta telur ayam yang ada beberapa butir yang kotor dan pecah. (Product Stock) dalam memenuhi persediaan produk di gondola ternyata ada beberapa produk  yang kurang dikontrol sehingga stock produk di rak menjadi kurang khususnya di area buah-buahan, empon-empon, sayuran, dan beberapa di produk pabrikan. (Area Cleaning) di toko masih terdapat beberapa spot yang masih sering kotor, seperti lantai area toko, lantai depan tempat parkir, lantai gudang toko, sarana penjualan (rak,baki, wadah) yang masih kotor, meja pramuniaga yang kadang juga kotor. (Service) pelayanan yang dilakukan masih banyak minusnya khususnya kurang responsif dalam menawarkan dan memberikan bantuan ke pada konsumen, kurang melakukan penawaran produk kepada konsumen. (Weighing production) dalam penimbangan produk sayur dan buah  sudah akurat. Hanya saja masih ada beberapa produk packaging yang kemasannya masih ada yang sobek. (Transaction Cashier) dalam melakukan pelayanan tranksaki dengan konsumen ada beberapa jobdesk yang belum optimal, meliputi banyak yang tidak menjelaskan penawaran customer program, kurang menawarkan produk secara spesifik sesuai dengan barang kompelementernya, masih ada selisih dari hasil jumlah total transaksi yang dilakukan secara harian. Dari sini bisa dilihat bahwa di Warung Sayur Segar pada divisi area toko dalam operasionalnya dilapangan ternyata masih banyak kekurangan yang perlu diperbaiki dan dioptimalkan untuk mengurangi ketidakpuasan konsumen dalam berbelanja dikemudian hari.


Penulis: Hendri Budi Santoso, S.M



Komentar

Postingan populer dari blog ini

TINGKAT KUALITAS PELAYANAN PEGAWAI RSUD NGUDI WALUYO WLINGI DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN MASYARAKAT DI KAB. BLITAR

TINGKAT KUALITAS PELAYANAN PEGAWAI RSUD NGUDI WALUYO WLINGI DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN MASYARAKAT DI KAB. BLITAR Instansi di sektor jasa dalam operasionalnya selalu memperhatikan pelayanan yang diberikan kepada penerima layanan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk indikator untuk memastikan pelayanan yang diberikan susuai SOP. Kualitas pelayanan merupakan suatu ukuran tingkat pelayanan yang mampu diberikan sesuai harapan masyarakat (Marianus, dkk, 2022). Apalagi instansi   yang cakupannya dalam pelayanan publik tentu wajib memperhatikan kepuasaan masyarakat. Menurut Kotler (dalam Febrianto, 2023) kepuasan masyarakat adalah perasaan senang atau kecewa yang muncul dalam diri seseorang atas persepsi yang terbentuk dari perbandingan hasil kinerja dengan harapan yang diinginkan sebelumnya.     Kepuasaan masyarakat sendiri bagian dari output keberhasilan isntansi dalam memberikan pelayanan kepada publik maka perlu penerapan excellent service perihal pelaksanaan pelayanan prima. P...

PROBLEMATIKA MANAJERIAL SPPG DAPUR YAYASAN MUTIARA BINTANG SINERGI KAB. BLITAR YANG BERIMPLIKASI PADA KETIDAKEFEKTIFAN OPERASIONAL AWAL LOUNCHING DAN DISTRIBUSI MAKANAN BERGIZI GRATIS 2025

  PROBLEMATIKA MANAJERIAL SPPG DAPUR YAYASAN MUTIARA BINTANG SINERGI KAB. BLITAR YANG BERIMPLIKASI PADA KETIDAKEFEKTIFAN OPERASIONAL AWAL LOUNCHING DAN DISTRIBUSI MAKANAN BERGIZI GRATIS 2025 Program makan bergizi gratis (MBG) adalah program strategis nasional yang dicanangkan oleh presiden RI ke 8 yang bertujuan untuk meningkatkan SDM   para generasi muda dengan   memperbaiki gizi anak dan ibu hamil dengan harapan generasi bangsa bisa lebih cerdas, produktif dan sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi domestik melalui kontribusi pelaku UMKM dan peningkatan lapangan kerja. Program ini terbilang bagus, sebab ini bagian respon langsung terhadap berbagai tantangan nutrisi bagi anak-anak dan remaja yang kekurangan gizi. Berdasarkan data survey Status Gizi   Indonesia (SSGI) yang mencatat adanya penurunan stunting nasional dari 21,5% pada 2023 menjadi 19,8 % pada 2024. Meski ada penurunan pemerintah berkomitmen untuk menurunkan angka stanting nasional menjadi 14,2 % pa...

FITUR LIVE SHOPEE STREAMING MENJADI STRATEGI PEMASARAN BARU UNTUK MENINGKATKAN OMSET PENJUALAN MULAI PULUHAN HINGGA RATUSAN JUTA RUPIAH

  FITUR LIVE SHOPEE STREAMING MENJADI STRATEGI PEMASARAN BARU UNTUK MENINGKATKAN OMSET PENJUALAN MULAI PULUHAN HINGGA RATUSAN JUTA RUPIAH Sekarang ini pemasaran online bukan lagi menjadi hal asing bagi masyarakat Indonesia terkhusus untuk pengusaha yang berskala mikro, kecil, menengah dan besar yang bersama-sama berupaya untuk memanfaatkan media digital sebagai instrumen untuk mengaplikasikan strategi pemasaran baru yang memiliki banyak peluang untuk memperluas dan menguasai pasar lokal dan dunia. Pemasaran online sendiri sudah tidak bisa dilepaskan dalam kegiatan sosial dimana hampir seluruh masyarakat indonesia menggunakan media digital sebagai media efektif untuk melakukan penjualan dan pembelian berbagai jenis barang mulai baju, furniture, elektronik, makanan, minuman dan sebagainya. Adanya trend permintaan yang tinggi terhadap pembelian secara online tentu bisa menjadi cara   untuk meningkatkan omset penjualan. Adapun pemasaran online yang sering digunakan oleh para pembi...