Langsung ke konten utama

PEMANFAATAN KONEKSI PERTEMANAN SEBAGAI JALUR DISTRIBUSI USAHA CATERING CV. AKSATA JAYA

 

PEMANFAATAN KONEKSI PERTEMANAN SEBAGAI JALUR DISTRIBUSI USAHA CATERING CV. AKSATA JAYA

Usaha katering merupakan salah satu industri makanan yang sedang populer di Indonesia. Pasalnya jasa boga ini memiliki tingkat perminntaan yang tinggi terhadap konsumsi masyarakat. Mengingat produk makanan dan minuman bagian dari kebutuhan primer yang wajib dipenuhi untuk kelangsungan hidup manusia. Maka usaha catering ini sangat menjanjikan dan tidak akan ada matinya. Wajar banyak pelaku usaha yang mulai menjajaki dunia bisnis katering untuk mendapatkan keuntungan dari peluang yang tersedia. Menurut Hasanah (2023) usaha katering adalah industri jasa food and beverage yang menyediakan berbagai jenis makanan untuk memenuhi kebutuhan konsumen.  Perlu diketahui, usaha katering biasanya dijalankan oleh seorang ibu rumah tangga yang membantu ekonomi keluarga . Kebanyakan usaha catering yang dijalankan dalam skala rumahan dikarenakan keterbatasan kapital. Jelinya ibu rumah tangga melihat prospek usaha katering menimbulkan stimulus bagi para perempuan lainnya untuk mecoba mengekplorasi usaha katering tersebut untuk mendapatkan pundi-pundi uang. Namun disisi lain pemodal besar juga ikut melirik usaha katering ini dengan penuh inovasi agar mampu memenangkan persaingan ditengah maraknya usaha yang sejenis. Terlebih lagi pemodal besar dapat mendominasi jalur distribusi pasar yang tentunya sangat berbeda 180 derajat dengan akses distribusi yang dimiliki oleh pelaku usaha catering rumahan. Distribusi merupakan bagian dari proses pemasaran untuk menyalurkan barang  dan jasa dari produsen ke konsumen agar bisa berjalan dengan lancar sesuai pesanan (Nasution, 2022:1000). Hal ini dapat dilihat dari studi kasus  usaha katering CV. Aksata Jaya.

CV. Aksata Jaya merupakan usaha katering makanan berskala menengah yang berlokasi di Jl. Raya Talun Rt 002 Rw 006, Kel. Talun, Kec.Talun, Kab.Blitar. Usaha ini berdiri tahun 2018 yang memproduksi puluhan menu makanan yang ditujukan untuk pelanggan kategori perusahaan, instansi, dan rumah tangga. Selain itu usaha ini didukung oleh usaha Warung Wolu bagian dari grub perusahaan CV. Aksata jaya bergerak di sektor yang sama namun berbeda segmen pasarnya. Untuk CV. Aksata Jaya berfokus melayani produk pesanan untuk perusahaan dan instansi pemerintah. Sedangkan Warung Wolu lebih memenuhi pesanan untuk rumah tangga. Di ketahui CV. Aksata  Jaya setiap hari memproduksi sekitar 27 varian menu makanan untuk mitra pelanggannya. Adanya usaha katering ini mampu memperkerjakan 9 orang tenaga kerja yang terdiri 4 wanita bagian dapur dan 5 pria bagian packing, serta distribusi produk. Dari pada itu usaha katering ini memiliki pasar yang konstan. Mengingat CV. Aksata Jaya hanya memiliki 2 pelanggan dalam skala besar, yakni instansi kesehatan terdiri dari 8 puskesmas yang tersebar di wilayah kab. Blitar, meliputi panggungrejo, wonodadi, udanawu, srengat dan lain sebagainya. Selain itu juga memenuhi pesanan makanan di Kantor Polres Talun sebagai bagian dari channel business.  Sistem kerjasama yang  dilakukan antara owner dan pelanggan melalui MOU kontrak selama 1 Tahun dan bisa diperpanjang selama masih menjalankan standar sesuai koridor perjanjian sebelumnya.  Sedangkan untuk pelanggan korporasi hanya fokus melayani di PT. KAI Indonesia yang berlokasi di Kota Blitar.

Dari sini bisa terlihat usaha katering yang notabenya hanya familiar sebagai skala rumahan ternyata bisa naik kelas di level menengah. Hal ini terjadi karena ownernya memiliki jaringan distribusi yang kuat. Pasalnya pemilik usaha ini yakni pasangan suami istri yang memiliki profesi  cukup menjanjikan yakni polisi (Suami) dan Bidan (Istri). Adanya profesi tersebut, owner usaha bisa memanfaatkan jaringan pertemanan dengan orang yang memiliki profesi yang sama dan dalam tempat kerja yang sama  untuk dijadikan sebagai ladang bisnis. Social Network Theory merupakan suatu hubungan pertemanan yang digunakan untuk memperluas wawasan dan informasi agar bisa saling bermanfaat. Adanya pendayagunaan dari relasi pertemanan yang mempunyai privilege tentu bisa dimanfaatkan  dalam lini usaha berpotensi memiliki persentase keberhasilan yang lebih tinggi dari pada bisnis yang minim jaringan kolega. Dengan demikian, keberadaan koneksi petemanan  sangat bisa mempengaruhi pengembangan  berbagai sektor bisnis dalam jangka panjang dengan syarat patner kerja memiliki status sosial dan ekonomi yang baik.

Penulis: Hendri Budi Santoso, S.M

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TINGKAT KUALITAS PELAYANAN PEGAWAI RSUD NGUDI WALUYO WLINGI DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN MASYARAKAT DI KAB. BLITAR

TINGKAT KUALITAS PELAYANAN PEGAWAI RSUD NGUDI WALUYO WLINGI DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN MASYARAKAT DI KAB. BLITAR Instansi di sektor jasa dalam operasionalnya selalu memperhatikan pelayanan yang diberikan kepada penerima layanan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk indikator untuk memastikan pelayanan yang diberikan susuai SOP. Kualitas pelayanan merupakan suatu ukuran tingkat pelayanan yang mampu diberikan sesuai harapan masyarakat (Marianus, dkk, 2022). Apalagi instansi   yang cakupannya dalam pelayanan publik tentu wajib memperhatikan kepuasaan masyarakat. Menurut Kotler (dalam Febrianto, 2023) kepuasan masyarakat adalah perasaan senang atau kecewa yang muncul dalam diri seseorang atas persepsi yang terbentuk dari perbandingan hasil kinerja dengan harapan yang diinginkan sebelumnya.     Kepuasaan masyarakat sendiri bagian dari output keberhasilan isntansi dalam memberikan pelayanan kepada publik maka perlu penerapan excellent service perihal pelaksanaan pelayanan prima. P...

PROBLEMATIKA MANAJERIAL SPPG DAPUR YAYASAN MUTIARA BINTANG SINERGI KAB. BLITAR YANG BERIMPLIKASI PADA KETIDAKEFEKTIFAN OPERASIONAL AWAL LOUNCHING DAN DISTRIBUSI MAKANAN BERGIZI GRATIS 2025

  PROBLEMATIKA MANAJERIAL SPPG DAPUR YAYASAN MUTIARA BINTANG SINERGI KAB. BLITAR YANG BERIMPLIKASI PADA KETIDAKEFEKTIFAN OPERASIONAL AWAL LOUNCHING DAN DISTRIBUSI MAKANAN BERGIZI GRATIS 2025 Program makan bergizi gratis (MBG) adalah program strategis nasional yang dicanangkan oleh presiden RI ke 8 yang bertujuan untuk meningkatkan SDM   para generasi muda dengan   memperbaiki gizi anak dan ibu hamil dengan harapan generasi bangsa bisa lebih cerdas, produktif dan sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi domestik melalui kontribusi pelaku UMKM dan peningkatan lapangan kerja. Program ini terbilang bagus, sebab ini bagian respon langsung terhadap berbagai tantangan nutrisi bagi anak-anak dan remaja yang kekurangan gizi. Berdasarkan data survey Status Gizi   Indonesia (SSGI) yang mencatat adanya penurunan stunting nasional dari 21,5% pada 2023 menjadi 19,8 % pada 2024. Meski ada penurunan pemerintah berkomitmen untuk menurunkan angka stanting nasional menjadi 14,2 % pa...

FITUR LIVE SHOPEE STREAMING MENJADI STRATEGI PEMASARAN BARU UNTUK MENINGKATKAN OMSET PENJUALAN MULAI PULUHAN HINGGA RATUSAN JUTA RUPIAH

  FITUR LIVE SHOPEE STREAMING MENJADI STRATEGI PEMASARAN BARU UNTUK MENINGKATKAN OMSET PENJUALAN MULAI PULUHAN HINGGA RATUSAN JUTA RUPIAH Sekarang ini pemasaran online bukan lagi menjadi hal asing bagi masyarakat Indonesia terkhusus untuk pengusaha yang berskala mikro, kecil, menengah dan besar yang bersama-sama berupaya untuk memanfaatkan media digital sebagai instrumen untuk mengaplikasikan strategi pemasaran baru yang memiliki banyak peluang untuk memperluas dan menguasai pasar lokal dan dunia. Pemasaran online sendiri sudah tidak bisa dilepaskan dalam kegiatan sosial dimana hampir seluruh masyarakat indonesia menggunakan media digital sebagai media efektif untuk melakukan penjualan dan pembelian berbagai jenis barang mulai baju, furniture, elektronik, makanan, minuman dan sebagainya. Adanya trend permintaan yang tinggi terhadap pembelian secara online tentu bisa menjadi cara   untuk meningkatkan omset penjualan. Adapun pemasaran online yang sering digunakan oleh para pembi...