Langsung ke konten utama

JURNAL PEMANFAATAN DIGITAL MARKETING PADA UMKM LOKAL UNTUK PEMULIHAN EKONOMI DI KELURAHAN KAUMAN KECAMATAN SRENGAT KABUPATEN BLITAR

JURNAL PEMANFAATAN DIGITAL MARKETING PADA UMKM LOKAL UNTUK PEMULIHAN EKONOMI DI KELURAHAN KAUMAN KECAMATAN SRENGAT KABUPATEN BLITAR

Mukhlison, Hendri Budi Santoso, I’Anatul Fadhilah, Ibnu Juham Primus, Ilham Tegar Prakoso, Imanda Oktavian Prasetya, Ina Virdiana Wulandari, Intan Permata Sari, Novia Azizah, Olyvia Ameta, Achmad Sandy Irawan, Retno Dwi Kurniawati, Ibnu Ahmad Fauzi, Idam Dwi Laksono, Rendra Dwi Bima Sakti, Muhammad Saifullah, Ganesha Prayudi Kristuadji, Rhisma Dwi Zuliana, Dwi Lury Mei Rahayu, Putika Alifio Cardona, Anisa Septiana Astikawati, Lodovikus Jahe, Novia Agustina, Fitriana Fatihatul Hasanah, Muhammad Nur Affif, Wanda Firmansyah, Selvia Rindiani, Ardila Kusuma Ningarum, Prasakti Eko Purnomo.


Universitas Islam Balitar

e-mail: hendribudi510@gmail.com

Abstrak

Digital Marketing adalah konsep strategi pemasaran barang/jasa yang menggunakan sistem digital yang memiliki tujuan untuk memperluas pangsa pasar dan menjaring konsumen baru yang berpotensial guna untuk meningkatkan omset penjualan para pelaku UMKM. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan sosialisasi kepada para pelaku UMKM lokal agar bisa memanfaatkan Digital Marketing guna untuk meningkatkan pemasaran produk UMKM lokal, khususnya pada industri olahan makanan dan minuman dan mengoptimalkan penggunaan digital marketing  oleh pelaku UMKM dengan harapan untuk meningkatkan pemulihan ekonomi di Kelurahan Kauman Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar. Adapun metode yang digunakan dalam penelitan ini, yakni metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan sosialisasi ini adalah menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dan diskusi. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa konsep digital marketing perlu diterapkan oleh pelaku usaha agar mampu meningkatkan penjualan dan menjangkau pasar yang lebih luas. Strategi yang dilakukan untuk membantu pelaku UMKM dalam memanfaatkan digital marketing, yakni dengan memberikan sosialisasi dan pelatihan dalam penerapan konsep digital marketing dan bekerja sama dengan pemerintah desa untuk mengadakan kegiatan penyuluhan atau pemberdayaan pelaku UMKM dengan berbasis pemasaran digital. Sedangkan strategi dalam mengoptimalkan penggunaan digital marketing kepada pelaku UMKM lokal guna untuk pemulihan ekonomi di Kelurahan Kauman Srengat adalah menggunakan buyer pesona, mengindentifikasi tujuan dan alat digital, fokus pada blogging, melakukan evaluasi saluran pemasaran digital yang digunakan. 

Kata Kunci: Digital Marketing, Pasar, UMKM, Pemulihan Ekonomi

 Abstract

Digital Marketing is the concept of a marketing strategy for goods/services that uses a digital system with the aim of expanding market share and attracting potential new consumers in order to increase the sales turnover of MSME actors. The purpose of this research is to provide socialization to local MSME actors so that they can take advantage of Digital Marketing in order to increase the marketing of local MSME products, especially in the food and beverage processing industry and optimize the use of digital marketing by MSME actors in the hope of increasing economic recovery in the Kelurahan. Kauman, Srengat District, Blitar Regency. The method used in this research is a qualitative method with a phenomenological approach. The method used in the implementation of this socialization is to use the lecture method, question and answer, and discussion. The results of this study state that the concept of digital marketing needs to be applied by business actors in order to be able to increase sales and reach a wider market. The strategy is to assist MSME actors in utilizing digital marketing, namely by providing socialization and training in the application of digital marketing concepts and collaborating with village governments to hold outreach activities or empower MSME actors based on digital marketing. Meanwhile, the strategy in optimizing the use of digital marketing for local MSME actors for economic recovery in Kauman Srengat Village is to use charm buyers, identify digital goals and tools, focus on blogging, evaluate the digital marketing channels used.

Keywords: Digital Marketing, Market, MSME, Economic Recovery

PENDAHULUAN

Di era kemajuan teknologi saat ini tentu menjadi sesuatu yang tidak mungkin bisa dihindari dalam kehidupan  masyarakat. Pasalnya, perkembangan teknologi informasi menjadi budaya baru pada aktivitas masyarakat yang akan berjalan sesuai kemajuan ilmu pengetahuan dari berbagai disiplin ilmu. Menurut Martin (dalam Simarta, 2020) menjelaskan bahwa teknologi informasi adalah suatu sistem teknologi  yang fungsinya tidak terbatas hanya pada teknologi pada komputer yang terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak, tetapi dapat digunakan untuk memasukan, memproses, menyimpan, dan berbagi informasi kepada pihak yang membutuhkan. Banyak media Platform  yang sering diaplikasikan oleh masyarakat dari berbagai bidang aktivitas, seperti Blogger, Website, Whatsapp, Instagram, youtube dan Market Place yang saat ini menjadi dambaan bagi masyarakat. Perkembangan teknologi dan informasi telah memberikan andil banyak terhadap progesifitas aktifitas kehidupan manusia yang eksesif yang membuat sektor kehidupan bergantung pada eksistensi dari modernisasi teknologi. Kehadiran teknologi telah memberikan positive impact terhadap kehidupan umat manusia yang memudahkan aktivitas dari berbagai dimensi waku yang ekpektasinya mampu mengakselerasi pemulihan dan perkembagan dari bebagai sektor mulai dari ekonomi, politik, hukum, dan sosial budaya. Adanya perkembangan dan kemajuan teknologi informasi menjadi kekuatan ekonomi bagi pondasi perekonomian Indonesia dan daerah, yakni adanya kehadiran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Terbukti ketika ekonomi Indonesia mengalami resesi, justru para pelaku UMKM yang kebanyakan mampu bertahan dari permasalahan tersebut dan sebagian besar pelaku UMKM masih bisa mengembangkan usahanya dalam memperkokoh perekonomian negara Indonesia (Febriyantoro, 2018).

Fenomena ini telah menjelaskan bahwa UMKM merupakan suatu usaha yang berorientasi pada produktifitas yang menopang perekonomian dan memiliki pengaruh terhadap sektor-sektor lainnya yang berpotensi turut berkembang secara berkelanjutan. Untuk itu, Tidak heran bahwa  UMKM salah satu sektor usaha yang dikembangkan untuk meningkatkan produktifitas guna mendukung perkembangan ekonomi secara mikro  dan makro (Suci, 2020). Pada dasarnya perkembangan UMKM di Indonesia tidak hanya sekedar dipengaruhi oleh SDM yang cakap, kecukupan modal, dan tren permintaan pasar, tetapi perlu berbagai inovasi untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi dengan menciptakan transisi dari model bisnis konvensional berevolusi menjadi model bisnis digital. Untuk menciptakan iklim UMKM berbasis digital perlu adanya dukungan dari berbagai pihak mulai dari kementerian, lembaga pemerintah daerah, instansi perbankan, fintench, marketplace, perusahaan swasta dan seluruh pelaku usaha agar dapat  menyiapkan UMKM  untuk bersaing di percaturan domestik hingga pasar global secara digital melalui penerapan  konsep Digital Marketing. Menurut Warmayana (2018) menjelaskan  Digital Marketing merupakan suatu usaha yang memasarkan produknya melalui dunia digital. Digital marketing suatu konsep pemasaran untuk mempromosikan produk melalui media internet, seperti facebook, youtube, marketplace, dan media sosial lainnya. Adanya era digital yang semakin canggih ini tentu dapat memberikan manfaat dan kemudahan bagi para pelaku bisnis dengan menjalankan strategi marketing digital untuk mengekpansi pasar dan menarik banyak pelanggan potensial dan loyal. Digital marketing tidak hanya bisa menaikan penjualan terhadap suatu produk, tetapi penggunaan sistem bisnis digital juga mampu meningkatkan kapasitas produksi (Marpaung, 2021).

Adanya perkembangan teknologi informasi memberikan kesempatan pada pelaku usaha UMKM untuk menggapai pasar yang lebih luas menggunakan penerapan konsep  Digital Marketing (Susanto, 2020). Di Kelurahan Kauman Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar salah satu kelurahan yang terbilang maju dari seluruh Desa/Kelurahan yang ada di Kecamatan Srengat. Pasalnya Kelurahan Kauman ini sebagai tulang punggung yang cukup penting bagi perekonomian wilayah Srengat. Bahkan wilayah ini terbilang satu langkah lebih maju dari segi sektor pendidikan, sosial, dan ekonomi. Berbicara sektor ekonomi, banyak berbagai bidang usaha yang ada di Kelurahan Kauman mulai dari sektor perdagangan, industri, kuliner, pabrikasi, jasa, pertanian, dan ilmu ternak. Walupun demikian, pengelolaan sektor UMKM yang ada di Kelurahan Kauman Srengat terbilang masih belum Optimal. Pasalnya jika dilihat masih banyak pelaku usaha belum bisa  memanfaatkan model digital sama sekali dan terdapat juga pengusaha UMKM yang belum mampu mengoptimalkan Digital Platform untuk media pemasaran secara online. Untuk itu ini menjadi bentuk permasalahan yang perlu dipecahahkan oleh pemerintahan kelurahan Kauman untuk meningkatkan pelaku UMKM yang cakap menggunakan sistem pemasaran digital guna menjadikan UMKM wilayah Kauman mampu bersaing dengan daerah lain dari segi teknologi. Strategi pemasaran digital sangat penting bagi pelaku UMKM, sebab dapat memberikan pengetahuan kepada pelaku usaha mengenai cara memperluas pasar dan konsumen melalui pemanfaatan media sosial dalam menjual produk unggulannya (Wardhana, 2020).

Permasalahan yang muncul terkait UMKM yang belum mampu memanfaatkan Digital Marketing menjadi hambatan bagi pelaku usaha yang ada di Kelurahan Kauman dalam memperluas pasarnya. Bahkan para pemuda yang berkecimpung di dalam dunia UMKM juga masih belum bisa memaksimalkan penggunaan digital marketing  dalam kegiatan pemasaran. Ditambah kebanyakan pelaku UMKM mayoritas berusia 40 keatas yang tentunya sangat sukar dalam menggunakan pemasaran dalam model bisnis digital. Sebenarnya pemerintah Kelurahan Kauman Srengat sudah berinisiatif dan mendukung penuh terhadap peningkatan UMKM yang cakap dalam digital, tetapi ternyata progam dari pemerintahan Kelurahan Kauman sendiri sangat  minim dalam memberikan pelatihan ataupun sosialisasi kepada pelaku usaha. Tujuan dari penulisan jurnal penelitian ini adalah untuk membantu para pelaku UMKM lokal agar cakap dalam memanfaatkan digital markteting dan mengoptimalkan penggunaan konsep marketing digital  guna untuk pemulihan ekonomi di Kelurahan Kauman Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar. Dengan demikian, mahasiswa KKN Kelompok 14 Universitas Islam Balitar Tahun 2022 melakukan pengabdian masyarakat khususnya di sektor Ekonomi dengan tema Tematik Pasca Pandemi dalam Pemulihan Ekonomi Berbasis Teknologi di Kelurahan Kauman Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar dengan harapan bisa membantu dalam menyelesaikan persoalan ekonomi khususnya dalam pemulihan ekonomi terhadap UMKM lokal dengan memanfaatkan  Digital Marketing.

METODE PELAKSANAAN

Penelitian ini dilaksanakan pada September 2022 yang berlokasi di Kelurahan Kauman Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar. Metode yang digunakan dalam kegiatan penelitian ini, yakni penelitian kualitatif. Menurut Moleong (dalam Sari, 2022) menyatakan bahwa penelitian kualitatif adalah suatu kegiatan penelitian yang tidak menggunakan data statistik melainkan menggunakan pendekatan fenomenologi. Pendekatan Fenomenologi salah satu pendekatan yang digunakan dalam penelitian kualitatif yang melukiskan dan menggambarkan dari sebuah pengalaman yang bersumber dari fenomena yang pernah terjadi sebelumnya (Nuryana, 2019). Teknik yang digunakan dalam kegiatan Sosialisasi Digital Marketing Olahan Minuman Dan Makanan Ringan Di Kelurahan Kauman Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar yang dapat dilihat sebagai berikut:

1.    Metode Ceramah

Metode yang digunakan untuk mempersentasikan materi yang disampaikan oleh pemateri/narasumber.

2.    Metode Tanya Jawab.

Metode yang digunakan untuk melakukan tanya jawab antara narasumber dan audien untuk mengukur pemahaman dari para audien.

3.    Metode Diskusi.

Metode yang digunakan untuk melakukan kegiatan diskusi antara  pemateri dengan para peserta yang membahas seputar Sosialisasi  Digital Marketing Olahan Minuman Dan Makanan Ringan Di Kelurahan Kauman Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar.

Adapun langkah-langkah dalam pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dalam empat  tahap, yakni perencanaan, tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi.

1.    Tahap Perencanaan

Tahap perencanaan adalah tahapan awal yang digunakan untuk menyusun dan merumuskan rencana sesuai progam kerja yang telah ditetapkan selama melakukan kegiatan kuliah kerja nyata oleh mahasiswa Universitas Islam Balitar.

2.    Tahap Persiapan

Tahap persiapan adalah tahap yang dilakukan untuk melakukan berbagai persiapan pelaksanaan kegiatan mulai dari persiapan lokasi, peralatan, perlengkapan dan persiapan tenaga pelaksana dalam kegiatan yang sesuai dengan perencanaan yang telah ditentukan sebelumnya oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Islam Balitar.

3.    Tahap Pelaksanaan

Tahap pelaksanaan adalah tahap yang sangat penting dalam suatu kegiatan yang akan melakukan berbagai proses mulai dari awal sampai berakhirnya  kegiatan yang tentunya diawali dari pembukaan dilanjutkan dengan sambutan, penyampain berbagai runtutan acara, penyampain materi, diskusi tanya jawab, doa,  penutup, dan sesi foto bersama.

4.    Tahap Evaluasi

Tahap Evaluasi adalah tahapan terakhir dari pelaksanaan suatu kegiatan yang bertujuan untuk melakukan penilaian dari progam kerja yang telah berjalan untuk melihat seberapa jauh keberhasilan dari pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Digital Marketing Olahan Minuman Dan Makanan Ringan Di Kelurahan Kauman Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar yang diselenggarakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Balitar  2022 dan juga digunakan sebagai tahapan pengawasan untuk memastikan dalam pelaksanaan kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar.

HASIL DAN PEMBAHASAN

Kegiatan Pengabdian masyarakat dilakukan oleh mahasiswa KKN kelompok 14 Universitas Islam Balitar Pada 10 Agustus – 8 September 2022 di Kelurahan Kauman Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar dengan mengadakan kegiatan Sosialisasi  Digital Marketing Olahan Minuman Dan Makanan Ringan kepada pelaku UMKM dengan sektor Home Industry  makanan ringan dari skala kecil hingga besar dari berbagai jenis produk olahan minuman dan makanan, seperti olahan kuliner, jajanan, olahan minuman dan lain sebagainya. Adanya kegiatan sosialisai ini diharapkan para pelaku usaha mampu dalam menggunakan model bisnis berbasis digital dengan memanfaatkan konsep  digital Platform  sebagai wadah dalam meningkatkan pemasaran produk lebih luas dan mengoptimalkan penggunaan berbagai digital platform bagi para pelaku usaha UMKM.

Adapun beberapa faktor yang pendukung dalam kegiatan tersebut, yakni:

1.    Para peserta (pelaku UMKM)  memiliki inisiatif, keinginan dan kemauan yang besar dalam memperoleh wawasan pengetahuan mengenai cara memanfaatkan konsep marketing digital dalam memasarkan produk lokal dengan tujuan untuk mempercepat pemulihan ekonomi di Kelurahan Kauaman Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar.

2.    Dalam penyelenggaraan kegiatan Sosialisasi Digital Marketing Olahan Minuman Dan Makanan Ringan Di Kelurahan Kauman Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar yang diadakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Balitar 2022 sangat didukung penuh oleh pemerintah kelurahan Kauman setempat mulai dari Bapak Lurah dan jajarannya, serta  juga didukung oleh berbagai organisasi desa mulai dari Karang Taruna, Kelompok Tani, dan seluruh masyarakat yang ikut berpartisipasi secara langsung ataupun tidak langsung dalam pelaksanaan kegiatan sosialisasis tersebut. Pihak dari Kelurahan setempat juga menyediakan berbagai fasilitas mulai dari tempat, peralatan (sound system, mic, dan proyektor) dan berbagai perlengkapan yang mendukung, seperti meja, kursi yang mana intinya Kelurahan Kauman menyediakan berbagai sarana dan prasarana yang representatif guna memperlancar kegiatan sosialisasi tersebut.

Beberapa faktor kendala yang dihadapi oleh mahasiswa KKN Kelompok 14 Universitas Islam Blitar (Unisba) dalam menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Marketing Digital Olahan Minuman Dan Makanan Ringan Di Kelurahan Kauman Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar, yakni:

1.    Adanya kendala dalam kesalahan pencetakan Banner, sebab desain tulisan tidak sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan sebelumnya.

2.    Keterbatasan biaya yang memicu kegiatan sosialisasi tersebut hanya bisa dilakukan dengan skalanya sedang.

3.    Adanya kesalahan target audien yang awalnya orientasinya pelaku UMKM dari kalangan anak muda.Ternyata realisasinya para pelaku usaha mayoritas kalangan orang tua yang membuat pemateri menjadi mempersiapkan ulang materi yang akan dipersentasikan sesuai dengan para tamu undangan.

Kegiatan sosialisasi ini diawali dengan acara pembukaan dan dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua KKN Kelompok 14 Unisba dan Sambuatan dari delegasi dari pihak Kelurahan. Setelah itu baru dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh pemantik dan setelah persentasi tersebut selesai baru dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi. Setelah sesi tanya jawab usai baru dilanjutkan sesi doa, penutupan, dan  yang terakhir sesi foto.

Sosialisasi pemanfaatan digital marketing pada  UMKM lokal ini menjadi peran penting dalam pemulihan ekonomi di Kelurahan Kauman Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar sebagai upaya untuk membuat para pelaku usaha cakap dalam menggunakan teknologi untuk pemanfaatan  Digital Marketing  agar mampu memasarkan produk unggulan desa secara lebih luas dan bisa membuka pasar baru yang nantinya mempermudah dalam menjaring pelanggan potensial agar konsumen bisa kenal terhadap produk lokal dari Kelurahan Kauman Srengat dan memilih memutuskan untuk membeli produk unggulan dari wilayah tersebut. Adanya penggunaan konsep pemasaran digital dalam sistem bisnis akan memicu kenaikan omset penjualan setiap UMKM yang ada diwilyah Kauman Srengat yang nantinya mampu menyerap tenaga kerja di wilayah tersebut yang berdampak secara signifikan terhadap sektor ekonomi desa yang mampu meningkatkan pemulihan ekonomi bagi masyarakat yang ada di Kelurahan Kauman Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar. Pada dasarnya di wilyah Kauman Srengat masih banyak pelaku UMKM yang minim pengetahuan akan penggunaan teknologi yang membuat banyak pelaku usaha tidak mampu memasarkan produk secara digital, akibatnya hanya bisa mengaplikasikan sistem bisnis secara konvensional. Namun setelah diberikan perlakuan pemaparan materi oleh narasumber dalam kegiatan sosialisasi pemanfaatan marketing digital membuat pelaku usaha menjadi memahami dan mengerti akan peran dari pemasaran digital dalam dunia bisnis.


Melalui kegiatan sosialisasi ini dapat diketahui bersama pemateri menyatakan bahwa pelaku UMKM yang ada di Kelurahan Kauman Srengat ini harus menjadi pelopor yang membuat pelaku UMKM mempunyai kesadaran betapa pentingnya transformasi dari model bisnis konvensional ke dalam bisnis digital. Banyak keuntungan yang bisa didapatkan dari penerapan Digital Marketing dalam sebuah bisnis, yakni mampu memperluas pasar sasaran, dapat menjangkau masyarakat lebih luas, mampu memperkenalkan produk unggulan menjadi lebih cepat dikenal, Meminimalisir biaya promosi, dan dapat dengan mudah membuat konten iklan promosi yang menarik, serta mampu meningkatkan omset  penjualan secara berkelanjutan. Adanya pengetahuan yang dimiliki pelaku usaha tentang Digital Marketing tentunya akan membantu suatu bisnis UMKM mampu menjangkau lebih banyak konsumen dari pada konvensional. Dengan adanya digital marketing membuat para pelaku usaha di Kelurahan Kauman menjadi lebih kreatif. Apalagi pasca pandemi yang menuntut seluruh pengusaha untuk beralih ke bisnis digital agar pemulihan ekonomi di Kelurahan Kauman menjadi lebih cepat yang membawa dampak besar bagi perkembangan pelaku UMKM khususnya bagi sektor industi rumahan di wilayah kelurahan kauman Srengat. Penerapan digital marketing tidak semata merta dipandang sebagai gaya atau mengikuti tren tanpa adanya kaitan dengan konteks strategi bisnis atau pemasaran. Namun, sebetulnya sangat penting bagi pelaku UMKM untuk memahami tujan umum dan khusus yang akan dicapai dengan penerapan konsep digital marketing.  Apalagi konsep ini sudah mulai tren ketika adanya pandemi covid 19 hingga sekarang konsep digital marketing menjadi sebuah keharusan bagi pelaku usaha untuk mempercepat pemasaran produk dan mempermudah pengusaha dalam menggait banyak konsumen baru sesuai wilayah segmentasi pasar yang dibidik.

Konsep digital marketing masuk bagian strategi pemasaran berbasis digital yang memiliki fungsi untuk menyebarkan produk perusahaan kepada konsumen akhir. Digital Marketing sangat menunjang dalam operasional bisnis di era digital. Digital marketing memiiliki 3 bagian, yakni Pertama Earn Media (Recommendation, Reviews, Reffer, dan Word Of Mout), Kedua Paid Media (Paid Promotions Influencer), Ketiga Own Media (Website, Social Media, Account, Mobile Apps, dan Google My Business). Selain itu juga terdapat adanya marketing activity yang berkaitan dengan brand,  konsep layanan, produk, hingga penawaran jasa kepada konsumen. Selain itu pemateri  juga menyampaikan perubahan cara pemasaran dari konvensional ke digital belum diimbangi secara maksimal oleh keberadaaan pelaku UMKM yang mengimplementasikan digital marketing. Padahal UMKM  dipercaya mampu menajadi pemacu dalam penggerak roda perekonomian Indonesia. Untuk itu dalam pemaparannya diminta mulai sekarang semua pelaku UMKM di Kelurahan Kauman Srengat dituntut memanfaatkan konsep pemasaran digital melalui penggunaan teknologi yang menjadi harapan pemerintah Kauman agar dapat berkembang lebih maju sebagai poros kekuatan ekonomi wilayah Kauman, khususnya sebagai kekuatan perekonomian wilayah Srengat. Minimnya pengetahuan dan wawasan bagi beberapa pelaku usaha UMKM di wilayah Kelurahan Kauman Srengat tentang pemasaran digital mampu menginspirasi mahasiswa KKN Kelompok 14 Universitas Islam Balitar (UNISBA) untuk mengadakan sosialisasi digital marketing terhadap UMKM lokal, khususnya disektor industri rumahan olahan makanan dan minuman.

Pada dasarnya, transformasi digital di bidang ekonomi mampu dijadikan sebagai srategi dalam memastikan bergeraknya sektor ekonomi produktif guna mendukung ekonomi yang inklusif. Pemateri juga mengatakan peluang membangkitkan ekonomi berbasis digital menggunakan pemanfaatan digital marketing harus terus digelorakan, sebab pengembangan ekonomi digital menjadi jawaban dari upaya untuk memastikan seluruh sektor ekonomi yang ada di Kelurahan Kauman Srengat dapat bergerak. Potensi ekonomi digital indonesia amat besar sebagaimana data yang dilansir oleh  Ecommerce Association menjelaskan bahwa pelaku UMKM yang bergabung dalam lingkaran sistem digital yang dimana sudah mencapai 13,7 Juta pelaku usaha atau sekitar 21 persen dari total pelaku usaha tahun 2021. Akselerasi pemaran digital salah satu wujud dari pemulihan ekonomi pasca pandemi yang dapat mejadi opsi cara untuk memastikan sejumlah target upaya transformasi digital pada tahun 2024. Proses Marketing Digital  menjadi acuan bagi para pengusaha UMKM dalam segera menerapkan model bisnis digital agar lebih marak lagi. Sehinga menjadi peluang bagi sektor UMKM dalam menguasai pasar. Percepatan transisi digitalisasi bisnis dan ekonomi utamanya UMKM menjadi sektor yang butuh menjadi prioritas untuk dikembangkan. Pemerintah juga berkomitmen untuk mendukung penuh melalui regulasi, kebijakan, dan penguatan infrastruktur bagi kelancaaran dalam operasional bisnis digital.

Pengembangan digitalisasi UMKM harus diikuti dengan srategi yang tepat  dengan proaktif melalui pendampingan, kurasi produk, SDM yang cakap dalam teknologi yang diharapkan dapat membantu percepatan UMKM dalam pemulihan ekonomi desa. Pemateri juga menjelaskan bahwa kebijakan dalam pengembangan UMKM ke depannya dapat terus dilakukan via 4 pilar, yakni kebijakan korporasi, kapasitas perusahaan,  pembiayaan, dan teknologi digital yang nantinya berorientasi dalam mendukung pemulihan ekonomi Kelurahan Kauman Srengat dalam jangka pendek dan panjang guna menjaga ketahanan perekonomian desa. Pemateri juga berharap dengan adanya pelaksanaan sosialisasi digital marketing ini para pelaku usaha UMKM akan dapat memanfaatkan konsep digitalisasi ke dalam strategi pemasaran  yang nanti akan memperkuat perekonomian wilayah Kauman Srengat sebagai tulang punggung pemulihan perekonomian wilayah Srengat.

Adanya penyelenggaraan  sosialisasi ini selain untuk memberikan pengetahuan kepada pelaku UMKM agar mampu memanfaatkan konsep digital marketing dalam penjualan produk juga bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan pemasaran digital terhadap UMKM lokal agar memaksimalkan dalam mengaplikasikan berbagai digital platform untuk mengekpansi pasar baru. Pemateri menjelaskan bahwa kalangan pelaku UMKM didorong untuk terus berinovasi dalam memanfaatkan digital platform agar mendapatkan akses pasar yang lebih luas tanpa batas untuk menyediakan berbagai kebutuhan belanja barang jasa yang mampu menjangkau ekpektasi pelanggan. Digitalisasi UMKM perlu dioptimalkan dari beragam platform digital yang dimana dapat ditempuh dengan memanfaatkan digital platform dalam kegiatan pemasaran online. Apalagi UMKM salah satu sektor yang menjadi tulang punggung perekonomian domestik. Oleh karena itu pelaku usaha UMKM di wilayah Kauman Srengat harus didorong untuk menjadi bahan sumber dalam perkembangan dan pertumbuhan ekonomi baru. Selain mengoptimalkan digital platform juga perlu peningkatan nilai tambah produk/jasa UMKM. Pemulihan ekonomi desa perlu didorong dan dituntut untuk lebih adaptif agar memiliki perubahan sikap yang mengarah pada digitalisasi. Adapun strategi  yang dilakukan dalam membantu pelaku UMKM agar bisa memanfaatkan digital marketing, yakni dengan memberikan sosialisasi dan pelatihan dalam penerapan konsep digital marketing, memberikan pengetahuan tentang cara membuat konten promosi yang kreatif, memberikan pembelajaran penggunaan berbagai digital platform untuk memasarkan produk,  memberikan pelatihan untuk membuat segmentasi pasar yang tepat sesuai digital platform yang digunakan dan bekerja sama dengan pemerintah desa untuk mengadakan kegiatan penyuluhan atau pemberdayaan pelaku UMKM dengan berbasis pemasaran digital.

Untuk mengoptimalkan digital platform perlu adanya sosialisasi dan pelatihan mengenai penggunaan platform teknologi yang tepat yang dijadikan sebagai strategi pemasaran digital di masa depan. Adapun berbagai digital Platform yang sering digunakan oleh para pengusaha dalam memasarkan produk secara digital, yakni Facebook, Youtube, Whatsapp, Instagram, Shoppe, BliBli, Grab, Gojek, dan buka lapak. Digital platform seperti ini perlu dimaksimalkan sesuai target yang ditentukan bisa menggunak 1 platform digital ataupun lebih dari satu digital platform untuk melakukan kegiatan promosi. Pemanfaatan tersebut tergantung dari target pasar, permintaan konsumen, manfaat produk, segmentasi pasar dan lain sebaginya. Untuk itu perlu strategi yang berbau digital untuk ditempuh dalam pemanfaatan pemasaran berbasis digital. Untuk bisa memaksimalkan strategi dalam kegiatan operasional menggunakan digital marketing, ada beberapa cara yang bisa digunakan, yakni:

a.    Gunakan Buyer Pesona, yaitu istilah yang digunakan dalam mendeskripsikan pelanggan ideal  dengan cara mensurvei kelompok pelanggan sasaran.

b.    Indentifikasi Tujuan dan alat, yaitu dalam memasarkan sebuah produk tentu adanya indentifikasi tujuan yang ingin dicapai dan menggunakan alat yang berbasis digital untuk melakukan kegiatan pemasaran sesuai dengan segemen pasar.

c.    Fokus Pada Blogging, artinya ketika mencoba memasarkan produk dengan bantuan Blogging. Maka Blog itu perlu diperbarui secara rutin dan bermanfaat bagi pengunjung, artinya situs web yang digunakan akan mudah ditemukan di mesin pencarian oleh konsumen.

d.    Evaluasi Saluran Pemasaran Digital Yang Digunakan, artinya kegiatan penilaian dalam platform pemasaran yang digunakan perlu dilakukan agar pengusaha mampu mengukur seberapa berhasil penggunaan digital platform  dalam kegiatan pemasaran berbasis digital.

Untuk itu, digital marketing perlu dioptimalkan secara total, sebab ini salah satu strategi yang sangat cocok digunakan di masa sekarang dan di masa yang akan datang. Selain itu terdapat suatu kelebihan unik yang dimiliki oleh konsep digital marketing mulai, yaitu media digital saat ini dilengkapi dengan berbagai fitur canggih yang dapat memudahkan pekerjaan dan mobilisasi pemakainya. Sehingga pemateri mengungkapkan perlu kolaborasi antara pemerintah Kauman dengan pelaku  usaha UMKM guna mengoptimalisasikan kinerja digital platform dalam kegiatan pemasaran digital. Pemateri sendiri juga memaparkan digital platform  yang harus dikuasi oleh pelaku UMKM di Kelurahan Kauman Srengat dengan menggunakan aplikasi Watsapp Business. Adapun langkah-langkah yang dilakukan untuk mendaftar dan memasarkan katalog produk melalui  aplikasi Whatsapp Business, yaitu:

·      Buka Playstore dan Instal Aplikasi Whatsapp Business

·      Buka Aplikasi Whatsapp Business 

·      Klik Setuju dan Lanjutkan

·      Pilih Nomer Telepon Yang Akan Dimasukan

·      Masukan No Telepon

·      Mengkonfirmasi No Telepon

·      Akses Whatsapp ke Media Penyimpanan dan Kontak

·      Mengizinkan Aplikasi Whatsapp Untuk Membaca Data Kontak

·      Izinkan Whatsapp Mengakses Foto

·      Mengisi Informasi Bisnis Anda

·      Isikan Informasi yang Dibutuhkan

·      Klik Mulai  Membuat Katalog

·      Masukan Nama Produk Di Katalog

·      Pembuatan Akun Whatsapp Business Berhasil

     Selain itu, Mahasiswa KKN Kelompok 14 Universitas Islam Balitar juga melakukan kegiatan penginputan data  seluruh UMKM yang ada di Kelurahan Kauman Srengat dengan total 24 data UMKM yang dimasukan ke dalam sistem Google Maps dengan tujuan sebagai pendukung dari konsep digital marketing dalam upaya untuk promosi berbasis digital melalui pemetaan lokasi di dalam peta lokasi digital. Dari hasil penelitian ini tentu sangat mendukung hasil penelitian dari Halimah (2021) yang menjelaskan bahwa untuk melakukan pemulihan perekonomian suatu desa perlu pelaku UMKM yang memanfaatkan digital marketing yang memiliki tujuan untuk mempermudah kegiatan pemasaran dan membantu meningkatkan penjualan UMKM dan hasil penelitian juga mendukung hasil penelitian dari Yumma (2021) yang menyatakan bahwa digital marketing memiliki peranan penting  sebagai upaya pemulihan ekonomi pada UMKM yang ada di Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan. 

SIMPULAN

Sosialisasi pemanfaatan digital marketing pada  UMKM lokal ini menjadi peran penting dalam pemulihan ekonomi di Kelurahan Kauman Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar sebagai upaya untuk membuat para pelaku usaha cakap dalam menggunakan teknologi untuk pemanfaatan Marketing Digital  agar mampu memasarkan produk unggulan desa secara lebih luas dan bisa membuka pasar baru yang nantinya mempermudah dalam menjaring pelanggan potensial agar konsumen bisa kenal terhadap produk lokal dari Kelurahan Kauman Srengat dan memilih memutuskan untuk membeli produk unggulan dari wilayah tersebut. Dengan adanya digital marketing membuat para pelaku usaha di Kelurahan Kauman menjadi lebih kreatif. Apalagi pasca pandemi yang menuntut seluruh pengusaha untuk beralih ke bisnis digital agar pemulihan ekonomi di Kelurahan Kauman menjadi lebih cepat yang membawa dampak besar bagi perkembangan pelaku UMKM khususnya bagi sektor industi rumahan di wilayah kelurahan kauman Srengat. Penerapan digital marketing tidak semata merta dipandang sebagai gaya atau mengikuti tren tanpa adanya kaitan dengan konteks strategi bisnis atau pemasaran. Namun, sebetulnya sangat penting bagi pelaku UMKM untuk memahami tujan umum dan khusus yang akan dicapai dengan penerapan konsep digital marketing. Pengembangan digitalisasi UMKM harus diikuti dengan srategi yang tepat  dengan proaktif melalui pendampingan, kurasi produk, SDM yang cakap dalam teknologi yang diharapkan dapat membantu percepatan UMKM dalam pemulihan ekonomi desa. Adanya penyelenggaraan  sosialisasi ini selain untuk memberikan pengetahuan kepada pelaku UMKM agar mampu memanfaatkan konsep digital marketing dalam penjualan produk juga bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan pemasaran digital terhadap UMKM lokal agar memaksimalkan dalam mengaplikasikan berbagai digital platform untuk mengekpansi pasar baru. Pemateri menjelaskan bahwa kalangan pelaku UMKM didorong untuk terus berinovasi dalam memanfaatkan digital platform agar mendapatkan akses pasar yang lebih luas tanpa batas untuk menyediakan berbagai kebutuhan belanja barang jasa yang mampu menjangkau ekpektasi pelanggan. Digitalisasi UMKM perlu dioptimalkan dari beragam platform digital yang dimana dapat ditempuh dengan memanfaatkan digital platform dalam kegiatan pemasaran online. Untuk mengoptimalkan digital platform perlu adanya sosialisasi dan pelatihan mengenai penggunaan platform teknlogi yang tepat yang dijadikan sebagai strategi pemasaran digital di masa depan. Adapun berbagai digital Platform yang sering digunakan oleh para pengusaha dalam memasarkan produk secara digital, yakni Facebook, Youtube, Watsapp, Instagram, Shoppe, BliBli, Grab, Gojek, dan buka lapak. Digital platform seperti ini perlu dimaksimalkan sesuai target yang ditentukan bisa menggunak 1 platform digital ataupun lebih dari satu digital platform untuk melakukan kegiatan promosi. Pemanfaatan tersebut tergantung dari target pasar, permintaan konsumen, manfaat produk, segmentasi pasar dan lain sebagainya 

SARAN

Berdasarkan hasil dari pembahasan tersebut, peneliti memberikan rekomendasi bahwa setelah diselenggarakan kegiatan sosialisasi ini.Ternyata pelaku UMKM di Kelurahan Kauman Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar masih memiliki pengetahuan yang rendah terkait pemanfaatan digital marketing. Sehingga diharapkan untuk penelitian selanjutnya bisa lebih difokus pada  pelatihan secara langsung kepada pelaku UMKM terkait pemanfaatan digital marketing pada UMKM lokal untuk pemulihan ekonomi

DAFTAR PUSTAKA

Febriayanto, M. T., & Debby, A. (2018). Pemanfaatan Digital Marketing Bagi Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah Pada Era Masyarakat Ekonomi Asean. Jurnal Manajemen Dewantara, 1(2), 62-76.

Halimah., Arman, S. K. (2021). Pemulihan Perekonomian UMKM Kue Fiorfiore Melalui Pemanfaatan Digital Marketing Di Kelurahan Kedamaian Bandar Lampung. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(6), 1109-1114

Marpaung, A. P., Muhammad, S. H., Murvina, K., & Wulan, D. (2021). Strategi Peningkatan Kapasitas  Usaha Pada UMKM Melalui Digital Marketing. Proceding Seminar Nasional Kewirausahaan. 2(1), 294-300

Nuryana, Arief., Pawito., & Prahastiwi, U. (2019). Pengantar Metode Penelitian Kepada Suatu Pengertian Yang Mendalam Mengenai Konsep Fenomenologi. Ensains, 2(1), 19-24.

Suci, Y. R. (2020). Perkembangan UMKM. Jurnal Sekolah Tinggi Ilmu Balikpapan, 1(3), 102-110.

Simarta, Janner, dkk. (2020). Teknologi Informasi Dan Sistem Informasi Manajemen. Medan: Yayasan Kita Menulis.

Susanto, B., Akrim, H., & Fardan, N. C. (2020). Penggunaan Digital Marketing Untuk Memperluas Pasar Dan Meningkatkan Daya Saing UMKM. Community Empowerment, 6(1), 42-47.

Sari, Dita., Ida, A. P. A. S., & Danang, K. (2022). Pendampingan Pemanfaatan Marketplace Pada Generasi Muda Pelaku UMKM Sebagai Upaya Pemulihan Ekonomi. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 37-44.

Wardhana, A. (2015). Strategi Digital Marketing Dan Implikasinya Pada Keunggulan Bersaing UMKM di Indonesia. Forum Keungan Dan Bisnis, 4(1), 327-337.

Warmayana, I. G. A. K. (2018). Pemanfaatan Digital Marketing Dalam Promosi Pariwisata Pada Era Industri 4.0. Jurnal Pariwisata Budaya, 3(2), 81-92.

Yumma., Olga, R. (2021). Pemanfaatan Digital Marketing Sebagai Upaya Pemulihan Ekonomi Pada UMKM Yang Terdampak Pandemi Covid 19 Di Kampung Purun Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan. Eprints Uniska, 1(4), 201-210.

 

Penulis: Hendri Budi Santoso



 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

TINGKAT KUALITAS PELAYANAN PEGAWAI RSUD NGUDI WALUYO WLINGI DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN MASYARAKAT DI KAB. BLITAR

TINGKAT KUALITAS PELAYANAN PEGAWAI RSUD NGUDI WALUYO WLINGI DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN MASYARAKAT DI KAB. BLITAR Instansi di sektor jasa dalam operasionalnya selalu memperhatikan pelayanan yang diberikan kepada penerima layanan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk indikator untuk memastikan pelayanan yang diberikan susuai SOP. Kualitas pelayanan merupakan suatu ukuran tingkat pelayanan yang mampu diberikan sesuai harapan masyarakat (Marianus, dkk, 2022). Apalagi instansi   yang cakupannya dalam pelayanan publik tentu wajib memperhatikan kepuasaan masyarakat. Menurut Kotler (dalam Febrianto, 2023) kepuasan masyarakat adalah perasaan senang atau kecewa yang muncul dalam diri seseorang atas persepsi yang terbentuk dari perbandingan hasil kinerja dengan harapan yang diinginkan sebelumnya.     Kepuasaan masyarakat sendiri bagian dari output keberhasilan isntansi dalam memberikan pelayanan kepada publik maka perlu penerapan excellent service perihal pelaksanaan pelayanan prima. P...

PROBLEMATIKA MANAJERIAL SPPG DAPUR YAYASAN MUTIARA BINTANG SINERGI KAB. BLITAR YANG BERIMPLIKASI PADA KETIDAKEFEKTIFAN OPERASIONAL AWAL LOUNCHING DAN DISTRIBUSI MAKANAN BERGIZI GRATIS 2025

  PROBLEMATIKA MANAJERIAL SPPG DAPUR YAYASAN MUTIARA BINTANG SINERGI KAB. BLITAR YANG BERIMPLIKASI PADA KETIDAKEFEKTIFAN OPERASIONAL AWAL LOUNCHING DAN DISTRIBUSI MAKANAN BERGIZI GRATIS 2025 Program makan bergizi gratis (MBG) adalah program strategis nasional yang dicanangkan oleh presiden RI ke 8 yang bertujuan untuk meningkatkan SDM   para generasi muda dengan   memperbaiki gizi anak dan ibu hamil dengan harapan generasi bangsa bisa lebih cerdas, produktif dan sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi domestik melalui kontribusi pelaku UMKM dan peningkatan lapangan kerja. Program ini terbilang bagus, sebab ini bagian respon langsung terhadap berbagai tantangan nutrisi bagi anak-anak dan remaja yang kekurangan gizi. Berdasarkan data survey Status Gizi   Indonesia (SSGI) yang mencatat adanya penurunan stunting nasional dari 21,5% pada 2023 menjadi 19,8 % pada 2024. Meski ada penurunan pemerintah berkomitmen untuk menurunkan angka stanting nasional menjadi 14,2 % pa...

FITUR LIVE SHOPEE STREAMING MENJADI STRATEGI PEMASARAN BARU UNTUK MENINGKATKAN OMSET PENJUALAN MULAI PULUHAN HINGGA RATUSAN JUTA RUPIAH

  FITUR LIVE SHOPEE STREAMING MENJADI STRATEGI PEMASARAN BARU UNTUK MENINGKATKAN OMSET PENJUALAN MULAI PULUHAN HINGGA RATUSAN JUTA RUPIAH Sekarang ini pemasaran online bukan lagi menjadi hal asing bagi masyarakat Indonesia terkhusus untuk pengusaha yang berskala mikro, kecil, menengah dan besar yang bersama-sama berupaya untuk memanfaatkan media digital sebagai instrumen untuk mengaplikasikan strategi pemasaran baru yang memiliki banyak peluang untuk memperluas dan menguasai pasar lokal dan dunia. Pemasaran online sendiri sudah tidak bisa dilepaskan dalam kegiatan sosial dimana hampir seluruh masyarakat indonesia menggunakan media digital sebagai media efektif untuk melakukan penjualan dan pembelian berbagai jenis barang mulai baju, furniture, elektronik, makanan, minuman dan sebagainya. Adanya trend permintaan yang tinggi terhadap pembelian secara online tentu bisa menjadi cara   untuk meningkatkan omset penjualan. Adapun pemasaran online yang sering digunakan oleh para pembi...