Langsung ke konten utama

WASPADA TERHADAP KENAIKAN HARGA KEBUTUHAN POKOK MENJELANG RAMADHAN

WASPADA TERHADAP KENAIKAN HARGA KEBUTUHAN POKOK MENJELANG RAMADHAN

Pada akhir-akhir ini semua kebutuhan primer mengalami kenaikan harga. Hal ini tentu dipicu adanya ketidakpastian ekonomi global yang menghantui roda perekonomian Indonesia yang berdampak pada naiknya berbagai kebutuhan sehari-hari yang selalu dibutuhkan masyarakat. Apalagi menjelang bulan suci ramadhan sudah dipastikan akan terjadi inflasi yang lumayan tinggi. Hal itu  menjadi isu yang universal menjelang ramadhan dimana barang kebutuhan pokok dipastikan mengalami lonjakan sebelum umat islam menunaikan ibadah puasa. Barang-barang yang sering mengalami kenaikan biasanya, seperti gula pasir, telur,beras, ayam, daging sapi, dan aneka kebutuhan lainnya. Menurut data CNN Indonesia memaparkan Tahun 2023 harga bawang putih di pasar Mempang Jakarta Selatan terpantau mengalami kenaikan menjadi Rp 70.000/Kg yang biasannya harga bawang putih kisaran Rp 50-60 Ribu per Kg dan bawang merah pun juga mengalami kenaikan dari Rp 45.000 menjadi Rp  50.000/Kg. Selain itu harga cabai rawit juga naik menjadi Rp 80.000/Kg dari awalnya Rp 70 Ribu/Kg. Adanya situasi tersebut membuat para pembeli  terasa tercekik, sebab kebutuhan sembako yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari harganya mengalami kenaikan secara signifikan belum lagi pada saat bulan ramadhan sudah dipastikan terjadi kenaikan harga secara drastis. Sebagai contoh nyata keluhan dari seorang ibu rumah tangga yang juga menjual kue kering mengeluhkan harga bahan pokok terus naik dimana dia menyatakan tidak hanya minyak goreng yang naik, tetapi juga harga gula pasir yang kini dibandrol menjadi Rp 15.000 di pasar tradisional. Dampak kenaikan harga menjelang ramadhan tidak hanya dialami oleh konsumen saja, melainkan efek tersebut juga dialami oleh sebagian besar para pedagang akan kenaikan harga-harga barang sembako yang mengakibatkan penurunan permintaan dan pendapatan.

Sebagai contoh yang pernah dialami pedagang di Pasar Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Tahun 2022 yang mengaku terdapat kenaikan harga kebutuhan pokok yang yang sangat tinggi. Pasalnya hampir seluruh bahan-bahan kebutuhan pokok mengalami kenaikan secara merata dan continue, seperti telur, terigu, bawang putih , dan lain sebagainya. Jadi dengan adanya kondisi ini membuat keresahan dan kerugian bagi kedua belah pihak, sebab pada dasarnya melonjaknya harga barang sembako akan mempengauhi proporsi dari kurva permintaan dan penawaran yang mengakibatkan daya jual dan beli menjadi tidak seimbang. Adanya kenaikan harga kebutuhan pokok tentu memiliki sebab-sebab mendasar yang menjadi akar permasalahan menjelang ramadhan. Adapun sumber penyebab kenaikan harga-harga kebutuhan pokok yaitu adanya permintaan terhadap barang sembako yang meningkat, ketersediaan bahan pokok yang terbatas, terjadi distribusi yang panjang akibat supply barangnya take dari berbagai wilayah, adanya domino harga dari penjual, adanya perubahan kondisi iklim tak menentu. Itulah beberapa penyebab terjadinya kenaikan kebutuhan pokok menjelang Ramadhan. Dengan mengetahui kondisi itu, tentu kita harus mampu mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok sedini mungkin agar harganya tetap stabil. Dari pernyataan tersebut, penulis bisa mengambil benang merah bahwa setiap hari besar keagamaan pada Bulan Suci Ramadhan akan terdapat kenaikan harga-harga barang sembako yang memicu peningkatan permintaan barang dan berimbas pada rendahnya penawaran barang dari para penjual yang berdampak pada kenaikan harga barang. Adanya permasalahan tersebut, penulis juga menawarkan beberapa solusi, yaitu pemeritah melakukan pemantauan harga secara berkala, melakukan antisipasi sejak dini terhadap ketersediaan bahan pokok, intervensi dari pemerintah dalam mengatur harga komoditas pokok dengan acuan Harga Eceran Tertinggi (HET), melakukan pendataan stock barang yang baik, mmembuat pasar murah, menyiapkan stock barang kebutuhan pokok sebelum ramadhan tiba, dan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak.


Penulis: Hendri Budi Santoso



 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TINGKAT KUALITAS PELAYANAN PEGAWAI RSUD NGUDI WALUYO WLINGI DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN MASYARAKAT DI KAB. BLITAR

TINGKAT KUALITAS PELAYANAN PEGAWAI RSUD NGUDI WALUYO WLINGI DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN MASYARAKAT DI KAB. BLITAR Instansi di sektor jasa dalam operasionalnya selalu memperhatikan pelayanan yang diberikan kepada penerima layanan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk indikator untuk memastikan pelayanan yang diberikan susuai SOP. Kualitas pelayanan merupakan suatu ukuran tingkat pelayanan yang mampu diberikan sesuai harapan masyarakat (Marianus, dkk, 2022). Apalagi instansi   yang cakupannya dalam pelayanan publik tentu wajib memperhatikan kepuasaan masyarakat. Menurut Kotler (dalam Febrianto, 2023) kepuasan masyarakat adalah perasaan senang atau kecewa yang muncul dalam diri seseorang atas persepsi yang terbentuk dari perbandingan hasil kinerja dengan harapan yang diinginkan sebelumnya.     Kepuasaan masyarakat sendiri bagian dari output keberhasilan isntansi dalam memberikan pelayanan kepada publik maka perlu penerapan excellent service perihal pelaksanaan pelayanan prima. P...

PROBLEMATIKA MANAJERIAL SPPG DAPUR YAYASAN MUTIARA BINTANG SINERGI KAB. BLITAR YANG BERIMPLIKASI PADA KETIDAKEFEKTIFAN OPERASIONAL AWAL LOUNCHING DAN DISTRIBUSI MAKANAN BERGIZI GRATIS 2025

  PROBLEMATIKA MANAJERIAL SPPG DAPUR YAYASAN MUTIARA BINTANG SINERGI KAB. BLITAR YANG BERIMPLIKASI PADA KETIDAKEFEKTIFAN OPERASIONAL AWAL LOUNCHING DAN DISTRIBUSI MAKANAN BERGIZI GRATIS 2025 Program makan bergizi gratis (MBG) adalah program strategis nasional yang dicanangkan oleh presiden RI ke 8 yang bertujuan untuk meningkatkan SDM   para generasi muda dengan   memperbaiki gizi anak dan ibu hamil dengan harapan generasi bangsa bisa lebih cerdas, produktif dan sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi domestik melalui kontribusi pelaku UMKM dan peningkatan lapangan kerja. Program ini terbilang bagus, sebab ini bagian respon langsung terhadap berbagai tantangan nutrisi bagi anak-anak dan remaja yang kekurangan gizi. Berdasarkan data survey Status Gizi   Indonesia (SSGI) yang mencatat adanya penurunan stunting nasional dari 21,5% pada 2023 menjadi 19,8 % pada 2024. Meski ada penurunan pemerintah berkomitmen untuk menurunkan angka stanting nasional menjadi 14,2 % pa...

FITUR LIVE SHOPEE STREAMING MENJADI STRATEGI PEMASARAN BARU UNTUK MENINGKATKAN OMSET PENJUALAN MULAI PULUHAN HINGGA RATUSAN JUTA RUPIAH

  FITUR LIVE SHOPEE STREAMING MENJADI STRATEGI PEMASARAN BARU UNTUK MENINGKATKAN OMSET PENJUALAN MULAI PULUHAN HINGGA RATUSAN JUTA RUPIAH Sekarang ini pemasaran online bukan lagi menjadi hal asing bagi masyarakat Indonesia terkhusus untuk pengusaha yang berskala mikro, kecil, menengah dan besar yang bersama-sama berupaya untuk memanfaatkan media digital sebagai instrumen untuk mengaplikasikan strategi pemasaran baru yang memiliki banyak peluang untuk memperluas dan menguasai pasar lokal dan dunia. Pemasaran online sendiri sudah tidak bisa dilepaskan dalam kegiatan sosial dimana hampir seluruh masyarakat indonesia menggunakan media digital sebagai media efektif untuk melakukan penjualan dan pembelian berbagai jenis barang mulai baju, furniture, elektronik, makanan, minuman dan sebagainya. Adanya trend permintaan yang tinggi terhadap pembelian secara online tentu bisa menjadi cara   untuk meningkatkan omset penjualan. Adapun pemasaran online yang sering digunakan oleh para pembi...