Langsung ke konten utama

PROGAM SERTIFIKASI HALAL GRATIS MENJADI BENTUK PROMOSI PRODUK INDUSTRI OLAHAN UNTUK NAIK KELAS 2024

PROGAM SERTIFIKASI HALAL GRATIS MENJADI BENTUK PROMOSI PRODUK INDUSTRI OLAHAN UNTUK NAIK KELAS 2024

Saat ini pemerintah melalui Kemenag meluncurkan progam yang sangat proaktif bagi UMK yaitu Progam Sehati (sertifikasi halal gratis). Sehati adalah progam sertifikasi halal gratis yang diperuntukan untuk Usaha Mikro dan Kecil dengan tujuan untuk meningkat produk UMK naik kelas, memastikan kehalalan produk, dan meningkatkan brand positif usaha. Sehingga masyarakat lokal dan dunia mau mengakui produk buatan anak bangsa yang indentik dengan mutu yang baik dan higienitas. Saat ini produk berlogo halal menjadi primadona masyarakat dunia yang dimana mulai dari Singapura, Vietnam, China, Jepang, Jerman, Korea Selatan, Swedia, Arab dan lain sebagainya. Keberadaaan produk halal menjadi sorotan terbesar dunia karena memiliki pasar yang besar dan menjanjikan. Berdasarkan Laporan State Of The Global Islamic Economy Report 2020/2021 menyatakan indeks makanan halal Indonesia berada diperingkat ke-4 dengan skor 71,5 Poin. Sementara peringkat ke-1 masih ditempati malaysia dengan skor 209,8. Sedangkan peringkat ke-2 dan ke-3 dipimpin oleh Singapura dan Uni Emirat Arab dengan masing-masing skor 125,2 dan 104,4 Poin. Disisi lain, konsumsi Indonesia adalah salah satu negara dengan pasar produk makanan halal terbesar di Dunia dengan nilai sebesar US$ 144 Miliar atau Rp 2.046 Triliun (Kurs Rp 14.208) dan disusul oleh Bangladesh (US$ 107 Miliar, serta Mesir (US$ 95 Miliar).

Besarnya orang muslim dan pasar produk makanan halal di Indonesia menjadikan peluang untuk meningkatkan produksi makanan halal dan menjadi negara yang merajai produk halal dunia. Adanya produk halal ini tidak hanya memenuhi pasar domestik, tetapi juga pasar global. Pemerintah berupaya penuh untuk membuat produk yang beredar di NKRI harus wajib halal pada Tahun 2024 sesuai dengan aturan UU No 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Untuk itu pemerintah besama Kementerian Agama launching Progam Sehati. Adanya progam ini harapanya menjadi pemantik semangat baru bagi pelaku usaha UMK untuk melakukan Economy Recovery pasca pandemi covid-19 dan mampu penetrasi pasar global. Hadirnya progam ini sebab sebagian besar produk makanan, minuman, kosmetik, dan obat-obatan masih banyak yang belum bersertifikasi halal. Untuk memperlancar dan mengakselerasi progam sehati sesuai tepat sasaran tentu perlu berkolaborasi  dan bersinergi antara BPJPH, Kementrian, Pemerintah, Lembaga, masyarakat, Universitas, dan pihak swasta guna memfasilitasi pembiayaan sertifikasi halal secara gratis dan mempercepat sertifikasi halal pada produk lokal Indonesia.

Tahun 2020 Kemenag memfasilitasi sertifikat halal kepada 3.179 UMK. Jumlah ini memang masih sedikit sebab menurut data ada 13,5 Juta pelaku UMK masuk kategori wajib bersertifikat halal. Hal ini tentu masih sangat jauh dari target BPJH sebesar 10 Juta produk bersertifikat halal per Tahun. Menurut data MUI sejak 2012-2018 produk halal berjumlah 668 Ribu dan 2019-2022 sudah mengeluarkan sekitar 319 Ribu produk halal. Dari data tersebut rata-rata untuk pertambahan produk sertifikasi halal per Tahun hanya 100 Ribu. Jumlah ini dianggap kecil karena sekarang pelaku usaha yang terdaftar di pemerintah sudah lebih 64 Juta. Dengan demikian itu yang menjadi alasan Progam Sehati hadir untuk memberikan  fasilitasi sertifikat halal terhadap produk UMK khsusus industri pengolahan. Penyelenggaraan progam Sehati pada 2023, BPJH membuka 1 Juta kuota sertifikasi halal gratis dengan mekanisme pernyataan pelaku usaha jalur Self Declare dan harapannya pelaku usaha mampu memanfaatkan Progam Sehati 2023 sebaik mungkin. Penahapan kewajiban sertifikasi halal akan berakhir pada 17 Oktober 2024. BPJH menetapkan bahwa pengajuan sampai penerbitan sertifikat halal diakses via Sihalal atau mengakses ptsp.halal.go.id. Adanya produk sertifikat halal bukan berarti hanya ditargetkan untuk umat islam semata, tetapi juga dibidik untuk masyarakat non muslim  tentunya dengan bahan baku dan proses produksi yang sudah terjamin kehalalannya dan berkualitas baik. Tentu hal ini akan memberikan nilai tambah dan mutu produk yang lebih higienis.

Penulis: Hendri Budi Santoso



Komentar

Postingan populer dari blog ini

TINGKAT KUALITAS PELAYANAN PEGAWAI RSUD NGUDI WALUYO WLINGI DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN MASYARAKAT DI KAB. BLITAR

TINGKAT KUALITAS PELAYANAN PEGAWAI RSUD NGUDI WALUYO WLINGI DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN MASYARAKAT DI KAB. BLITAR Instansi di sektor jasa dalam operasionalnya selalu memperhatikan pelayanan yang diberikan kepada penerima layanan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk indikator untuk memastikan pelayanan yang diberikan susuai SOP. Kualitas pelayanan merupakan suatu ukuran tingkat pelayanan yang mampu diberikan sesuai harapan masyarakat (Marianus, dkk, 2022). Apalagi instansi   yang cakupannya dalam pelayanan publik tentu wajib memperhatikan kepuasaan masyarakat. Menurut Kotler (dalam Febrianto, 2023) kepuasan masyarakat adalah perasaan senang atau kecewa yang muncul dalam diri seseorang atas persepsi yang terbentuk dari perbandingan hasil kinerja dengan harapan yang diinginkan sebelumnya.     Kepuasaan masyarakat sendiri bagian dari output keberhasilan isntansi dalam memberikan pelayanan kepada publik maka perlu penerapan excellent service perihal pelaksanaan pelayanan prima. P...

PROBLEMATIKA MANAJERIAL SPPG DAPUR YAYASAN MUTIARA BINTANG SINERGI KAB. BLITAR YANG BERIMPLIKASI PADA KETIDAKEFEKTIFAN OPERASIONAL AWAL LOUNCHING DAN DISTRIBUSI MAKANAN BERGIZI GRATIS 2025

  PROBLEMATIKA MANAJERIAL SPPG DAPUR YAYASAN MUTIARA BINTANG SINERGI KAB. BLITAR YANG BERIMPLIKASI PADA KETIDAKEFEKTIFAN OPERASIONAL AWAL LOUNCHING DAN DISTRIBUSI MAKANAN BERGIZI GRATIS 2025 Program makan bergizi gratis (MBG) adalah program strategis nasional yang dicanangkan oleh presiden RI ke 8 yang bertujuan untuk meningkatkan SDM   para generasi muda dengan   memperbaiki gizi anak dan ibu hamil dengan harapan generasi bangsa bisa lebih cerdas, produktif dan sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi domestik melalui kontribusi pelaku UMKM dan peningkatan lapangan kerja. Program ini terbilang bagus, sebab ini bagian respon langsung terhadap berbagai tantangan nutrisi bagi anak-anak dan remaja yang kekurangan gizi. Berdasarkan data survey Status Gizi   Indonesia (SSGI) yang mencatat adanya penurunan stunting nasional dari 21,5% pada 2023 menjadi 19,8 % pada 2024. Meski ada penurunan pemerintah berkomitmen untuk menurunkan angka stanting nasional menjadi 14,2 % pa...

FITUR LIVE SHOPEE STREAMING MENJADI STRATEGI PEMASARAN BARU UNTUK MENINGKATKAN OMSET PENJUALAN MULAI PULUHAN HINGGA RATUSAN JUTA RUPIAH

  FITUR LIVE SHOPEE STREAMING MENJADI STRATEGI PEMASARAN BARU UNTUK MENINGKATKAN OMSET PENJUALAN MULAI PULUHAN HINGGA RATUSAN JUTA RUPIAH Sekarang ini pemasaran online bukan lagi menjadi hal asing bagi masyarakat Indonesia terkhusus untuk pengusaha yang berskala mikro, kecil, menengah dan besar yang bersama-sama berupaya untuk memanfaatkan media digital sebagai instrumen untuk mengaplikasikan strategi pemasaran baru yang memiliki banyak peluang untuk memperluas dan menguasai pasar lokal dan dunia. Pemasaran online sendiri sudah tidak bisa dilepaskan dalam kegiatan sosial dimana hampir seluruh masyarakat indonesia menggunakan media digital sebagai media efektif untuk melakukan penjualan dan pembelian berbagai jenis barang mulai baju, furniture, elektronik, makanan, minuman dan sebagainya. Adanya trend permintaan yang tinggi terhadap pembelian secara online tentu bisa menjadi cara   untuk meningkatkan omset penjualan. Adapun pemasaran online yang sering digunakan oleh para pembi...