Langsung ke konten utama

BISNIS THRIFTING PAKAIAN BEKAS IMPOR BAKAL MENGGANGGU PASAR INDUSTRI TEKSTIL DAN UMK DALAM NEGERI

BISNIS THRIFTING PAKAIAN BEKAS IMPOR BAKAL MENGGANGGU PASAR INDUSTRI TEKSTIL DAN UMK DALAM NEGERI

Saat ini di pasar domestik sedang maraknya bisnis Thrifting yang memicu skandal pakaian bekas impor yang lagi meresahkan pasar Indonesia. Mengingat hadirnya usaha Thrifting pakain bekas impor ini memicu masyarakat beralih produk yang lebih murah salah satunya produk pakain bekas yang lebih ekonomis. Dampaknya kuantitas permintaan pasar  produk pakaian UMK dan Industri Tekstil menjadi lesu. Apalagi pasar ekspor industri tekstil dan UMK sedang tidak sehat akibat efek domino radiasi yang mengakibatkan memanasnya perekonomian di negara eksportir dan banyaknya pakaian bekas impor ini juga mulai menjamur dilevel Usaha Menengah dan Department Store. Padahal sejak tahun 2015 pemerintah telah resmi melarang kegiatan jual beli pakaian bekas impor via Peraturan Menteri Perdagangan No 51 Tahun 2015 tentang Larangan Impor Pakaian Bekas dan Peraturan Menteri Perdagangan No 40 Tahun 2022 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Perdagangan No 18 Tahun 2021 tentang Barang Dilarang Ekspor dan Barang Dilarang Impor. Namun faktanya para pelaku usaha apatis terhadap regulasi itu dan seakan menjual pakaian bekas impor tanpa adanya regulasi embargo perniagaan.

Impor pakaian bekas sangat mengganggu industri tekstil domestik yang kebanyakan resource pakaian bekas impor berasal dari Asia, yakni Jepang. Selain itu terdapat beberapa negara lain yang melakukan impor pakaian bekas ke Indonesia, yakni Amerika Serikat, Singapura, Malaysia, Tiongkok, Perancis, Thailand, Belanda, dan Inggris. Kendati demikian, impor pakaian bekas tidak hanya dari negara tersebut bisa jadi via jalur tikus. Bahkan menurut  data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Tahun 2022 Indonesia mengimpor pakaian bekas dan barang tekstil sebanyak 26,22 Ton dengan Nilai Total Impor mencapai USD 272.146 atau sekitar Rp 4,18 Miliar (Kurs Rp 15.375 per USD). Impor pakaian bekas pada 2022 melesat 227,76 % dibandingkan volume pada 2021 yang hanya mencapai 8 Ton atau setara dengan USD 44.000. Sirkulasi pakaian bekas impor ini tentu berimbas pada decline kinerja penjualan industri tekstil terhadap permintaan pasar domestik. Ditambah lagi  saat ini industri tekstil ekspor mengalami penurunan sekitar 30 % terhadap pasar internasional yang pastinya akan memangkas omset  penjualan dan pendapatan yang berimbas pada PHK. Apalagi insiden ini diperkeruh dengan adanya Usaha Thrifting pakaian bekas impor ilegal yang telah mulai merajai pasar dalam negeri.

Padahal konsepnya ketika produk industri  domestik tak mampu mengandalkan pasar global. Maka seharusnya pasar dalam negeri yang digunakan sebagai instrumen subsitusi. Namun kenyataanya pasar Indonesia dihantam oleh ketidakpastian ekonomi global yang mengakibatkan ekspor cenderung down dan pasar domestik untuk perusahaan tekstil juga lesu akibat adanya produk pakaian impor ilegal. Penyebaran pakaian bekas ini tidak saja memasuki pasar skala menengah dan korporasi, tetapi mulai mengadopsi pasar digital melalui E-commerce dimana pelaku usaha melakukan bisnis thrifting ini dengan mengaplikasikan berbagai platform mulai dari marketplace, medsos, website, dan e-commerce, seperti shopee, tokopedia, dan lazada yang dimana sekarang ini masih banyak ditemukan pelaku usaha menjual pakaian bekas impor melalui pasar digital. Adanya tindakan tersebut pemerintah berupaya untuk mengusut para importir pakaian bekas impor di seluruh platform digital. Sehingga jika ditemukan masih ada pelaku usaha yang menjual barang yang dilarang ini. Maka akun usahanya akan diblacklist dari E-commerce, melakukan take down atau menghilangkan link produk tersebut dari E-commerce, dan akan terancam sanksi  pidana maksimal 5 Tahun penjara dan denda Rp 5 Milliar. Sanksi ini juga telah disepakati oleh pelaku usaha e-commerce seperti Tokopedia dan Shopee yang terus berupaya mematuhi peraturan yang berlaku. Untuk itu penulis mengatakan secara eksplisit dan implisit bahwa peredaran usaha Thrifting pakaian bekas impor ini harus dihentikan agar tidak berimbas negatif terhadap industri tekstil dan UMK, serta terhindar dari gangguan kesehatan akibat adanya jamur dari pakaian yang dikenakan sebelumnya oleh pihak pertama.

Penulis: Hendri Budi Santoso



Komentar

Postingan populer dari blog ini

TINGKAT KUALITAS PELAYANAN PEGAWAI RSUD NGUDI WALUYO WLINGI DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN MASYARAKAT DI KAB. BLITAR

TINGKAT KUALITAS PELAYANAN PEGAWAI RSUD NGUDI WALUYO WLINGI DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN MASYARAKAT DI KAB. BLITAR Instansi di sektor jasa dalam operasionalnya selalu memperhatikan pelayanan yang diberikan kepada penerima layanan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk indikator untuk memastikan pelayanan yang diberikan susuai SOP. Kualitas pelayanan merupakan suatu ukuran tingkat pelayanan yang mampu diberikan sesuai harapan masyarakat (Marianus, dkk, 2022). Apalagi instansi   yang cakupannya dalam pelayanan publik tentu wajib memperhatikan kepuasaan masyarakat. Menurut Kotler (dalam Febrianto, 2023) kepuasan masyarakat adalah perasaan senang atau kecewa yang muncul dalam diri seseorang atas persepsi yang terbentuk dari perbandingan hasil kinerja dengan harapan yang diinginkan sebelumnya.     Kepuasaan masyarakat sendiri bagian dari output keberhasilan isntansi dalam memberikan pelayanan kepada publik maka perlu penerapan excellent service perihal pelaksanaan pelayanan prima. P...

PROBLEMATIKA MANAJERIAL SPPG DAPUR YAYASAN MUTIARA BINTANG SINERGI KAB. BLITAR YANG BERIMPLIKASI PADA KETIDAKEFEKTIFAN OPERASIONAL AWAL LOUNCHING DAN DISTRIBUSI MAKANAN BERGIZI GRATIS 2025

  PROBLEMATIKA MANAJERIAL SPPG DAPUR YAYASAN MUTIARA BINTANG SINERGI KAB. BLITAR YANG BERIMPLIKASI PADA KETIDAKEFEKTIFAN OPERASIONAL AWAL LOUNCHING DAN DISTRIBUSI MAKANAN BERGIZI GRATIS 2025 Program makan bergizi gratis (MBG) adalah program strategis nasional yang dicanangkan oleh presiden RI ke 8 yang bertujuan untuk meningkatkan SDM   para generasi muda dengan   memperbaiki gizi anak dan ibu hamil dengan harapan generasi bangsa bisa lebih cerdas, produktif dan sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi domestik melalui kontribusi pelaku UMKM dan peningkatan lapangan kerja. Program ini terbilang bagus, sebab ini bagian respon langsung terhadap berbagai tantangan nutrisi bagi anak-anak dan remaja yang kekurangan gizi. Berdasarkan data survey Status Gizi   Indonesia (SSGI) yang mencatat adanya penurunan stunting nasional dari 21,5% pada 2023 menjadi 19,8 % pada 2024. Meski ada penurunan pemerintah berkomitmen untuk menurunkan angka stanting nasional menjadi 14,2 % pa...

FITUR LIVE SHOPEE STREAMING MENJADI STRATEGI PEMASARAN BARU UNTUK MENINGKATKAN OMSET PENJUALAN MULAI PULUHAN HINGGA RATUSAN JUTA RUPIAH

  FITUR LIVE SHOPEE STREAMING MENJADI STRATEGI PEMASARAN BARU UNTUK MENINGKATKAN OMSET PENJUALAN MULAI PULUHAN HINGGA RATUSAN JUTA RUPIAH Sekarang ini pemasaran online bukan lagi menjadi hal asing bagi masyarakat Indonesia terkhusus untuk pengusaha yang berskala mikro, kecil, menengah dan besar yang bersama-sama berupaya untuk memanfaatkan media digital sebagai instrumen untuk mengaplikasikan strategi pemasaran baru yang memiliki banyak peluang untuk memperluas dan menguasai pasar lokal dan dunia. Pemasaran online sendiri sudah tidak bisa dilepaskan dalam kegiatan sosial dimana hampir seluruh masyarakat indonesia menggunakan media digital sebagai media efektif untuk melakukan penjualan dan pembelian berbagai jenis barang mulai baju, furniture, elektronik, makanan, minuman dan sebagainya. Adanya trend permintaan yang tinggi terhadap pembelian secara online tentu bisa menjadi cara   untuk meningkatkan omset penjualan. Adapun pemasaran online yang sering digunakan oleh para pembi...