Di
era sekarang, semua apa yang kita butuhkan bisa terpenuhi dengan tempo yang
cepat, mudah, dan murah. Segala aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat,
perusahaan, dan instansi pemerintahan sekarang sudah sangat efektif dan akurat.
Kenapa hal itu terjadi? Sederhana, karena sekarang aktivitas masyarakat,
pemerintahan, dan industri sudah bertranformasi dari konvensional masuk dalam
rana digitalisasi yang mana semua memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dan
masyarakat dalam mengakses interaksi tanpa batas. Hal itu terjadi karena kita
sudah masuk dalam era Revolusi Industri 4.0. Apa yang dimaksud Revolusi
Industri 4.0? Untuk mengetahui hal itu. Maka saya akan mengupas tuntas menurut
asumsi Teori Ekonomi Hendrian yang akan dijelaskan dalam berikut ini:
A. Revolusi Industri 4.0
Revolusi
Industri 4.0 adalah suatu fenomena dimana seluruh aktivitas manusia atau industri yang awalnya dilakukan
oleh manusia secara terbatas berevolusi mengandalkan teknologi canggih untuk
menggantikan fungsi manusia dan bisa terhubung informasi tanpa batasan ruang
dan waktu. Revolusi industri sendiri adalah konsep yang sudah ada sejak abad 18
yang mana telah mengubah kehidupan kala itu yang serba keras menjadi lebih
mudah. Selain itu, revolusi industri ada bukan tanpa adanya tahapan sebelumnya,
semua dimulai dari adanya penemuan mesin uap yang menjadi awal revolusi
industri 1.0, dilanjutkan dengan adanya listrik yang membuat efisiensi produksi
dalam industri menjadi lebih baik yang mengakhiri revolusi industri pertama
menjadi revolusi indusri 2.0. Setelah adanya perkembangan sistem industri
perusahaan. Akhirnya, perusahaan mulai menggunakan perpaduan inovasi baru untuk
meningkatkan produksi dan meminimalisir biaya sebanyak mungkin dengan perpaduan
elektronik, robot dan komputer untuk menciptakan cara kerja pabrik menjadi
otomatis. Otomatisasi ini bekerja karena adanya gabungan dari elektronik dan
komputer yang sudah disetting sebelumnya. Sehingga tanpa menggunakan manusia
sudah pasti alat tersebut sudah berjalan pada sendirinya sesuai pemograman di
komputer yang akhirnya menciptakan konsep era revolusi industri 3.0. Sekarang
ini kita sudah memasuki babak baru yang dimana industrialisasi sungguh tercipta
dengan pengembangan yang lebih masif dan hampir sama dari revolusi 3.0. Walupun
demikian sebenarnya memiliki perbedaan yang benar-benar mencolok dari era new
digitalisasi jilid 4. Banyak dari masyarakat berperspektif bahwa era
digitalisasi dimulai dari era baru ini yang disebut dengan era industri 4.0,
mereka selalu beranggapan bahwa era industri 4.0 ini adalah awal dari masa
dimana semua aktivitas manusia, industri, perusahaan, dan instansi pemerintahan
bertransformasi mejadi digitalisasi. Padahal pandangan itu salah besar, sebab
era ini bukan awal dari masa modernisasi teknologi, tetapi era digitalisasi
yang lebih spesik yang mampu memecahkan berbagai problematika di era industri
ke 3. Bahkan para ahli Jerman dan Amerika telah bekerja sama dengan berbagai
akedimisi, para ahli, peneliti, dan sebagainya yang berani membayar mahal untuk
memecahkan misteri era revolusi industri 4.0. Akhirnya, setelah melakukan
beberapa penelitian secara mendalam, mereka telah menemukan konsep yang
sesungguhnya dari revolusi industri ke 4 dimana mereka menyatakan terdapat
perbedaan yang spesial dari pada revolusi industri periode 3 yang mana ada
kejadian yang belum pernah ada sebelumnya di era revolusi industri sebelumnya,
yakni teknologi infomarsi yang akan merambah ke seluruh dunia untuk membuat big
data bagi perushaan industri agar mereka bisa lebih maju dalam bersaing.
Terbukti adanya internet yang mengkoneksikan seluruh teknologi informasi yang
diterapkan dari perusahaan satu dengan perusahaan yang lain, mampu mentrasnfer
data, mengolah, menganalisis, dan menyimpan data dalam jumlah besar dan mampu
melakukan interaksi dengan stake holder tanpa batasan ruang dan waktu, adanya
kecerdesan buatan, cyber teknology, dan lain-lain. Selain itu juga tidak hanya
memudahkan pelaku usaha, tetapi masyarakat dalam mengirim pesan, berinteraksi
dengan saudara jauh, dan mampu mengakses informasi dengan mudah. Sehingga
kehidupan masyarakat di era sekarang ini menjadi lebih mudah dengan adanya
akses teknologi informasi akan tetapi dibalik manfaat bagi kehidupan masyarakat
juga terdapat kerugian yang akan dihadapi oleh industri dan masyarakat.
B. Kelebihan
Adanya
revolusi industri 4.0 memberikan banyak manfaat bagi kegiatan industri dan
aktivitas masyarakat. Untuk itu akan saya sebutkan sebagai berikut:
Meningkatkan
efektifitas dan efisiensi industri dalam memproduksi barang secara maksimal
dengan biaya yang rendah.
Dapat
menghemat waktu, tenaga, dan lebih cepat sistem kerjanya.
Menampilkan,
menganalisa, mengolah, mentransfer, dan menyimpan informasi perusahaan dengan
big data.
Meningkatkan
kualitas produksi dan kecepatan dalam memproduksi barang dan jasa.
Mampu
memanfaatkan faktor produksi secara efektif dan efisien.
Meningkatkan
pertumbuhan ekonomi bangsa
Menuntut
perusahaan untuk melakukan inovasi dan kreatifitas agar mampu meningkatkan
produktivitas yang akan mampu bersaing dengan perusahaan lain
Adanya
kemajuan dalam teknologi informasi
Terciptanya
teknologi yang berbasis kecerdasan buatan.
Dapat
menjangkau interaksi antar masyarakat di dalam regional atau di luar negeri
dengan menggunakan jaringan internet.
C. Kekurangan
Revolusi
industri 4.0 selain memberikan manfaat juga terdapat kekurangan yang akan
berdampak pada perusahaan atau masyarakat, meliputi:
Dapat
menghancurkan perusahaan yang berskala kecil, akibat tak mampu menerapkan
perkembangan teknologi.
Dapat
menurunkan keahlian manusia, sebab seluruh pekerjaan manusia di perusahaan
telah diganti oleh mesin otomatisasi.
Adanya
penyerbaran informasi yang buruk melalui jejaring sosial
Manusia
banyak dimanjakan oleh teknologi dalam melakukan aktivitasnya.
Perusahaan
harus mengeluarkan biaya mahal untuk pembelian teknologi yang lebih canggih.
D.
Kesimpulan
Adanya revolusi industri 4.0 memberikan
kemudahan bagi manusia dan industri untuk melakukan aktivitasnya menjadi lebih
mudah, cepat, efektif, dan efisien. Walupun banyak manfaatnya dibalik itu juga
banyak kekurangan yang selalu membayangi kehidupan masyarakat dalam
pemberdayaannya. Untuk itu, setiap menerapkan teknologi dalam dunia usaha,
instansi, dan dunia usaha. Maka masyarakat dan pelaku harus memperhatika, menganalisa, mengahadapi
dampak dari perkembangan teknologi agar sewaktu-waktu saat terjadi yang tak
diinginkan, mereka bisa mengatasinya dengan cepat dan akurat.
Penulis: Hendri Budi Santoso

Komentar
Posting Komentar