Langsung ke konten utama

KONTROL HARGA


Apakah anda pernah berfikir? Kenapa harga suatu barang bisa mengalami fluktuasi naik turun? Banyak dari mereka yang belum memahami mekanisme kerja pasar untuk bisa menaikan dan menurunkan harga. Padahal, masyarakat setiap harinya tidak mungkin lepas dari kegiatan pasar. Mungkin sebagian orang mengetahuinya, tetapi sisanya masih awam terhadap kondisi tersebut. Walaupun demikian, yang pasti fluktuasi harga terjadi, akibat adanya transformasi dari instrumen kekuatan mekanisme pasar, yakni permintaan dan penawaran. Untuk mencapai keseimbangan harga tentu membutuhkan pengendalian agar tidak ada lonjakan harga yang signifikan yang disebut Teori Kontrol Harga. Apa yang dimaksud teori kontrol harga ? Pasti anda bertanya-tanya di otak kalian. Kemudian agar anda tidak bingung terkait hal tersebut. Maka  akan membahas secara tuntas terkait kontrol harga ala Ekonomi Hendrian yang dirilis dari pemikiran Hendri Budi Santoso. Untuk itu, mari kita simak sebagai berikut:

A.      Teori Kontrol Harga

Kontrol Harga adalah Kebijakan yang digunakan pemerintah untuk mengatur, mengendalikan, dan menyeimbangkan harga terhadap suatu  barang dari kenaikan atau penurunan secara signifikan yang akan mencegah terjadinya inflasi. Untuk bisa mengendalikan harga pasar, tentu memerlukan aktor yang dominator yakni pemerintah. Pemerintah salah satu alat yang digunakan untuk mengendalikan harga pasar melalui kebijakannya dengan harapan mampu mencapai titik kesejahteraan masyarakat. Karena ketika adanya kenaikan harga yang pasti membuat kosumen akan merasa dirugikan dan sebaliknya, jika produsen menentukan harga di bawah pasar. Maka akan berdampak pada kematian produsen lainnya dalam bersaing yang akan mengganggu stabilisasi ekonomi dan memiliki potensi menghancurkan keseimbangan pasar. Oleh karena itu, perlu pemerintahan untuk mengintervensi kegiatan pasar agar kurva permintaan dan penawaran mencapai titik penyilangan yang dimana yang disebut dengan Equlibrium Price.

 Kontrol harga ini menjadi hal yang sangat penting, sebab dengan adanya hal tersebut dapat menjaga keseimbangan harga pasar agar tidak merugikan konsumen dan produsen. Kontrol harga ini dilakukan oleh pemerintah semata merta memiliki tujuan utama untuk melindungi produsen dan konsumen dimana kebijakan ini akan melindungi konsumen dari kenaikan harga. Sedangkan dari sisi perusahaan digunakan untuk melindungi agar tidak mengalami kerugian, akibat adanya biaya produksi lebih besar dari pada harga penjualan. Selain itu, banyak negara di dunia menggunakan ekonomi  campuran yang dimana pemerintahan ikut andil dalam kegiatan ekonomi untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas dalam menjalankan kegiatan ekonoomi dan bisnis. Salah satunya Indonesia yang menggunakan sistem ekonomi pancasila yang dimana pemerintah memiliki tanggung jawab untuk merancang, menyusun, dan menetapkan kebijakan guna meningkatkan ekonomi pasar yang sehat. Misalkan saat harga cabe yang awalnya Rp 30.000/ kg naik menjadi Rp 60.000/ kg yang akan membuat daya beli masyarakat menjadi menurun, akibat kenaikan harga barang yang ekslusif. Sehingga agar permintaan kembali naik dan konsumen tidak terekploitasi terhadap harga cabe yang tinggi. Maka pemerintah harus turun tangan untuk menstabilkan harga tersebut.

 Bahkan pemerintahan Indonesia sudah banyak melakukan berbagai upaya untuk mengendalikan harga seluruh barang. Khususnya, barang-barang tertentu yang harus diawasi tiap adanya pergerakan harga barang. Contoh: 9 barang kebutuhan pokok, rokok, alkohol, dan lain-lain. Menurut Ekonomi Hendrian ada beberapa cara kebijakan yang bisa dilakukan oleh pemerintah untuk bisa mengendalikan harga sebagai berikut:

1.   Ceiling Price

Kebijakan yang dilakukan oleh pemerintahan  untuk menentukan harga maksimum. Penetapan harga tertinggi digunakan untuk melindungi konsumen dari ekploitasi harga yang dibuat oleh perusahaan agar perusahaan tidak semena-mena dalam menaikan harga barang. Apalagi tujuan produsen menjual barang adalah untuk mencari keuntungan yang besar. Sehingga kebijakan harga maksimum  sangat berguna meredam kenaikan harga yang melebihi batas normalnya. Karena ketika Tidak adanya batasan dalam penentuan harga tertinggi. Maka akan terjadi kerusakan harga disitu yang membuat permintaan menurun.

2.   Floor Pricing

Batasan yang ditetapkan oleh pemerintah dengan membuat kebijakan batasan harga terendah. Batasan harga terendah ini dilakukan untuk melindungi produsen dari kebangkrutan usaha, permainan harga, meningkatkan keuntungan, dan terhindar dari pasar gelap. Untuk itu, perlu pemerintahan menetapkan harga terendah agar perusahaan tidak se-enaknya dalam menurunkan harga sampai merusak harga pasar yang membangkitkan kartel, dumping, dan black market. Teori ini menyatakan bahwa perusahaan tidak akan bisa menjatuhkan harga melebihi batas keseimbangan harga terendah. Karena, jika ini dibiarka akan terjadi kelangkaan barang, penimbunanan barang yang membuat harga menjadi naik.

3.   Stabilization Pricing

Kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah dengan menstabilkan harga melalui pembatasan produksi, persediaan, dan subsidi. Biasanya pemerintah jika mengetahu harga barang mengalami kenaikan mereka pasti akan menghimbau kepada seluruh sektor bisnis untuk melakukan pembatasan produksi, ketika output produksi melimpah agar harga tidak terjun bebas. Selain itu pemerintah juga melakukan pengendalian persediaan barang agar nanti dapat digunakan memenuhi kebutuhan konsumen secara efektif. Sehingga tidak terjadi kelangkaan atau surplus barang yang meninvensi harga menjadi tidak terkendali. Kemudian ada juga subsidi yang mana digunakan untuk memberikan rangsangan bagi produsen agar tetap otimis dalam menjalankan bisnisnya. Karena tidak akan menutup kemungkinan bahwa pengusaha akan menyerah akibat adanya tingginya biaya poduksi terhadap harga jual yang ditetapkan. Justru, ini akan membuat tergerusnya keuntungan. Bahkan menderita kerugian yang paling parah sampai ke siklus pailit. Sehingga dengan adanya subsidi maka akan memberikan bonafit bagi perusahaan, sebab produsen memiliki tambahan bantuan dari pemerintah, seperti bahan baku, dana, alat-alat produksi, dan lain-lain untuk meminimalisir biaya produksi yang membengkak.

4.   Monetery Policy

Kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah untuk mengatur dan mengendalikan peredaran uang di masyarakat melalui Bank Indonesia. Kebijakan ini terbilang sangat efektif, sebab dengan adanya pengontrolan moneter. Maka harga-harga barang bisa terkendali dan meminimalisir terciptanya inflasi. Kebijakan moneter ini dibilang sangat manjur untuk mengatasi kenaikan harga barang. Pasalnya, ketika harga suatu barang naik itu terjadi adanya indikator penurunan nilai mata uang, akibat terlalu banyak peredaran uang yang membuat mata uang mengalami penurunan nilai dan harga barang menjadi naik. Ditambah akan membuat daya beli masyarakat menurun, sebab konsumen harus membayar lebih mahal dari harga normal. Secara otomatis, permintaan menjadi menurun. Sebaliknya, Jika pemerintah mengatur peredaran uang yang ada di pasar sesuai tranksaksi barang dan permintaan masyarakat. Maka akan membuat harga menjadi seimbang sehingga harga barang dan nilai kurs mata uang menjadi sefrekuensi. 

5.   Fiscal Policy

Kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah dengan cara mengendalikan pengeluaran dan pendapatan, serta pajak. Kebijakan fiskal ini selalu digunakan oleh pemerintah dalam menaikan dan menurunkan harga barang untuk menjaga harga agar tetap stabil. Teori ini mencakup ketika harga barang naik yang berimbas pada lesunya permintaan barang. Maka untuk bisa membuat harga turun, pemerintah harus kontribusi dalam pembelian barang tertentu dalam jumlah besar untuk meningkatkan permintaan agregat. Sebaliknya, saat harga naik maka pemerintah harus membatasi pembelian agar tidak terjadinya defisit persediaan barang dagangan yang akan memicu kenaikan  harga barang. Sedangkan dari sisi pajak biasanya digunakan untuk mengatur harga impor atau ekpor yang disebut Biaya Impor atau Ekspor. Karena ketika harga impor rendah. Maka akan mematikan perusahaan lokal yang menetapkan harga lebih tinggi. Sebaliknya saat pemerintah menetapkan pajak impor. Maka harga dari impor tersebut menjadi tidak terlalu rendah dan mampu bersaing dengan perusahaan kompetitor lainnya. 

6.   Market Operation

Operasi Pasar adalah kegiatan yang dilakukan untuk menganalisa, meriset kondisi terhadap agar pasar. Saat pemerintah melakukan analisa dan ternyata menemukan harga barang mengalami penurunan. Maka pemerintah akan langsung turun tangan dengan cara membeli barang tersebut secara massal guna untuk mengurangi stock barang guna menaikan harga barang secara stabil agar produsen tidak masuk dalam jurang kerugian, akibat adanya penurunan harga secara mendalam. Sebaliknya, jika harga terhadap suatu barang naik. Maka pemerintah akan menjual persediaan barang dari gudang atau memberikan subsidi agar persediaan barang tersebut bisa tercukupi yang nantinya akan berdampak pada penurunan harga barang.

B.      Kesimpulan

Pengontrolan harga terhadap suatu barang dianggap sangat berguna untuk menstabilkan harga pasar agar fluktuasi harga bisa dijaga sesuai harga keseimbangan pasar. Karena jika harga pasar tidak dikendalikan akan berpotensi merugikan kedua belah pihak yang mengakibatkan terjadi resesi ekonomi. Untuk mengatasi hal itu, pemerintah sebagai pemegang wewenang harus bisa membuat berbagai regulasi dan kebijakan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi dan bisnis yang sehat. Sehingga kerugian yang akan dialami produsen atau konsumen akan terminimalisir dengan baik.


Penulis: Hendri Budi Santoso 

Blitar, 28 Maret 2021

 

 

 

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TINGKAT KUALITAS PELAYANAN PEGAWAI RSUD NGUDI WALUYO WLINGI DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN MASYARAKAT DI KAB. BLITAR

TINGKAT KUALITAS PELAYANAN PEGAWAI RSUD NGUDI WALUYO WLINGI DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN MASYARAKAT DI KAB. BLITAR Instansi di sektor jasa dalam operasionalnya selalu memperhatikan pelayanan yang diberikan kepada penerima layanan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk indikator untuk memastikan pelayanan yang diberikan susuai SOP. Kualitas pelayanan merupakan suatu ukuran tingkat pelayanan yang mampu diberikan sesuai harapan masyarakat (Marianus, dkk, 2022). Apalagi instansi   yang cakupannya dalam pelayanan publik tentu wajib memperhatikan kepuasaan masyarakat. Menurut Kotler (dalam Febrianto, 2023) kepuasan masyarakat adalah perasaan senang atau kecewa yang muncul dalam diri seseorang atas persepsi yang terbentuk dari perbandingan hasil kinerja dengan harapan yang diinginkan sebelumnya.     Kepuasaan masyarakat sendiri bagian dari output keberhasilan isntansi dalam memberikan pelayanan kepada publik maka perlu penerapan excellent service perihal pelaksanaan pelayanan prima. P...

PROBLEMATIKA MANAJERIAL SPPG DAPUR YAYASAN MUTIARA BINTANG SINERGI KAB. BLITAR YANG BERIMPLIKASI PADA KETIDAKEFEKTIFAN OPERASIONAL AWAL LOUNCHING DAN DISTRIBUSI MAKANAN BERGIZI GRATIS 2025

  PROBLEMATIKA MANAJERIAL SPPG DAPUR YAYASAN MUTIARA BINTANG SINERGI KAB. BLITAR YANG BERIMPLIKASI PADA KETIDAKEFEKTIFAN OPERASIONAL AWAL LOUNCHING DAN DISTRIBUSI MAKANAN BERGIZI GRATIS 2025 Program makan bergizi gratis (MBG) adalah program strategis nasional yang dicanangkan oleh presiden RI ke 8 yang bertujuan untuk meningkatkan SDM   para generasi muda dengan   memperbaiki gizi anak dan ibu hamil dengan harapan generasi bangsa bisa lebih cerdas, produktif dan sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi domestik melalui kontribusi pelaku UMKM dan peningkatan lapangan kerja. Program ini terbilang bagus, sebab ini bagian respon langsung terhadap berbagai tantangan nutrisi bagi anak-anak dan remaja yang kekurangan gizi. Berdasarkan data survey Status Gizi   Indonesia (SSGI) yang mencatat adanya penurunan stunting nasional dari 21,5% pada 2023 menjadi 19,8 % pada 2024. Meski ada penurunan pemerintah berkomitmen untuk menurunkan angka stanting nasional menjadi 14,2 % pa...

FITUR LIVE SHOPEE STREAMING MENJADI STRATEGI PEMASARAN BARU UNTUK MENINGKATKAN OMSET PENJUALAN MULAI PULUHAN HINGGA RATUSAN JUTA RUPIAH

  FITUR LIVE SHOPEE STREAMING MENJADI STRATEGI PEMASARAN BARU UNTUK MENINGKATKAN OMSET PENJUALAN MULAI PULUHAN HINGGA RATUSAN JUTA RUPIAH Sekarang ini pemasaran online bukan lagi menjadi hal asing bagi masyarakat Indonesia terkhusus untuk pengusaha yang berskala mikro, kecil, menengah dan besar yang bersama-sama berupaya untuk memanfaatkan media digital sebagai instrumen untuk mengaplikasikan strategi pemasaran baru yang memiliki banyak peluang untuk memperluas dan menguasai pasar lokal dan dunia. Pemasaran online sendiri sudah tidak bisa dilepaskan dalam kegiatan sosial dimana hampir seluruh masyarakat indonesia menggunakan media digital sebagai media efektif untuk melakukan penjualan dan pembelian berbagai jenis barang mulai baju, furniture, elektronik, makanan, minuman dan sebagainya. Adanya trend permintaan yang tinggi terhadap pembelian secara online tentu bisa menjadi cara   untuk meningkatkan omset penjualan. Adapun pemasaran online yang sering digunakan oleh para pembi...